MA Mutasi Lebih Seratus Hakim dan Puluhan Panitera, Ketua PN Banjarmasin Promosi ke Jakarta Selatan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Mutasi besar-besaran dilakukan Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto.
MA merotasi 199 hakim dan 68 panitera, mengedepankan prinsip integritas.
Proses seleksi untuk rotasi ini didasarkan pada hasil profil penilaian dari Badan Pengawasan (Bawas) MA.
Ketua MA beralasan, mutasi dan promosi merupakan bentuk penyegaran dan hal biasa.
"Diharapkan langkah ini bisa menumbuhkan semangat baru bagi para hakim serta aparatur peradilan untuk bekerja lebih profesional dan berintegritas," jelasnya melalui keterangan pers, Rabu (23/4/2025).
Sebanyak 199 hakim dan 68 panitera mengalami pergeseran posisi dalam kebijakan terbaru ini. Jakarta menjadi fokus utama, dengan lima pengadilan negeri di Jakarta yang mengalami perubahan total pada jajaran hakimnya.
"Harapanya, ini membawa perubahan positif, khususnya dalam menciptakan sistem pelayanan pengadilan yang bebas dari praktik transaksional," katanya.
Sunarto juga menegaskan, ke depan tidak ada lagi pelayanan pengadilan yang mengarah pada transaksi.
Mutasi dan rotasi hakim juga dan panitera berdasarkan rapat pimpinan Mahkamah Agung pada Selasa (22/4/2025), di mana 61 hakim dari lima pengadilan negeri di Jakarta dipindahkan ke luar wilayah ibu kota.
Dari sejumlah pejabat yang dirotasi, tiga di antaranya ketua pengadilan, yakni Husnul Khotimah, sebelumnya Ketua PN Balikpapan, kini memimpin PN Jakarta Pusat.
Agus Akhyudi, eks Ketua PN Banjarmasin, menjabat Ketua PN Jakarta Selatan.
Yunto S Hamonangan Tampubolon, sebelumnya Ketua PN Serang, dipercaya memimpin PN Jakarta Utara.
Rotasi ini mulai berlaku dalam waktu paling lama satu bulan sejak pengumuman, dengan harapan percepatan pelaksanaan demi efektivitas tugas. (Erna Djedi/berbagai sumber)