WARTABANJAR.COM, PARINGIN– Modal besar kerap menjadi tantangan utama bagi petani dalam membuka kebun, terutama untuk tanaman hortikultura seperti cabai. Walau begitu, sejumlah petani di Kabupaten Balangan kini mulai beralih ke cara yang lebih hemat, yaitu menyemai bibit secara mandiri. Khairullah, seorang petani hortikultura asal Kecamatan Awayan, Balangan, mengungkapkan bahwa menyemai bibit sendiri bisa memangkas biaya produksi secara signifikan. “Kalau beli bibit jadi, harganya sekitar Rp500 per pohon. Kalau semai sendiri, memang butuh waktu sekitar dua bulan, tapi bisa hemat banyak,” ujarnya saat ditemui Wartabanjar.com, Rabu (17/4/2025). Meski membutuhkan waktu lebih lama, hasil semaian mandiri cenderung lebih tahan terhadap kondisi lingkungan sekitar karena proses adaptasinya sejak awal. Namun begitu, Khairullah menyadari bahwa masih banyak petani yang lebih memilih membeli bibit jadi karena alasan kepraktisan dan efisiensi waktu tanam. Selain pengadaan bibit, biaya lain yang kerap membebani petani antara lain adalah jasa traktor untuk membuat bedengan, pembelian pupuk dasar, pembuatan lanjaran, pemasangan mulsa, hingga obat-obatan untuk perawatan tanaman. “Kalau dihitung-hitung, modal awal bisa sangat besar, apalagi kalau semua serba beli. Makanya, menyemai bibit sendiri bisa jadi solusi hemat,” tambah Khairullah. BACA JUGA: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Hari ini 17 April 2025, Banjarmasin, Kotabaru dan Tanah Bumbu Hujan Berikut langkah-langkah menyemai bibit hortikultura secara mandiri yang biasa dilakukan Khairullah: 1. Pilih benih berkualitas: Gunakan benih unggul dan bersertifikat untuk hasil terbaik. 2. Rendam benih: Rendam benih dalam air hangat selama 3–5 jam agar cepat tumbuh. 3. Siapkan media semai: Campurkan tanah halus, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1. 4. Tanam benih: Letakkan benih ke dalam lubang sedalam 0,5 sentimeter, lalu tutup dengan tanah tipis, lebih mudahnya menggunakan pon tray yang isi 72 dibandingkan menggunakan polyback. 5. Rawat bibit: Siram dua kali sehari dan letakkan di tempat teduh yang mendapat sinar matahari cukup. 6. Pindah tanam: Setelah berusia 40–60 hari dan memiliki 4–5 helai daun sejati, bibit siap dipindahkan ke kebun. (alfi) Editor: Yayu