Pemerintah Kota Banjarmasin Siap Mediasi dengan Tim 7, Bertekad Terus Berjuang Atasi Masalah Sampah
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, angkat bicara terkait gugatan yang dilayangkan oleh sekelompok masyarakat yang dikenal sebagai "Tim 7" karena penutupan TPA Basirih.
Menurutnya, gugatan tersebut merupakan hak warga negara, namun ia menegaskan bahwa Pemko tetap fokus pada upaya penyelesaian permasalahan sampah secara serius dan berkelanjutan.
Kepada awak media, Rabu (16/4/2025), Wali Kota menegaskan pihaknya akan mencoba jalur mediasi terlebih dahulu untuk menghadapi gugatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemko Banjarmasin merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat dan akan mengikuti arahan pusat dalam setiap langkah kebijakan.
“Kami mewakili pusat di daerah, jadi segala keputusan tentu akan dikonsultasikan. Yang pasti, kami ingin semua ini berjalan aman dan kondusif,” katanya.
Penutupan TPA Basirih telah menimbulkan sejumlah persoalan, terutama di sektor kebersihan, ekonomi warga sekitar, serta terganggunya aktivitas masyarakat akibat menumpuknya sampah di beberapa titik kota.
Wali Kota mengakui hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Kami terus berupaya mencari solusi. Salah satunya dengan menyurat ke pemerintah provinsi untuk meminta tambahan kuota pembuangan sampah ke TPA Regional Banjar Bakula, namun tentu ada konsekuensi biaya yang harus kami siapkan,” sambungnya.
Meski demikian, Yamin menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku.
BACA JUGA: Banjir Rob di Pesisir Kalsel Mulai Jam 6 Pagi
“Kami tidak ingin melanggar aturan, jadi semua harus sesuai prosedur,” tegasnya.
Dia juga berharap penggugat memberi waktu dan kesempatan kepada Pemko untuk menunjukkan komitmen dalam menyelesaikan persoalan sampah ini.
“Kita ingin meyakinkan baik kementerian maupun provinsi bahwa Banjarmasin serius dari hulu hingga hilir dalam pengelolaan sampah ini,” papar Yamin.
Pihaknya bertekad tidak akan berhenti sebelum permasalahan sampah ini benar-benar tuntas.
"Kami akan terus berjuang untuk kebersihan dan kenyamanan warga Banjarmasin,” pungkasnya. (Ramadan)
Editor: Yayu