WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah kontrakan di Jalan Kuin Selatan, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Senin (14/4/2025) sore. Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA ini nyaris merenggut nyawa dua anak yang tertidur di dalam rumah saat api mulai membesar. Rumah yang terbakar diketahui milik Muryani dan disewa oleh pasangan suami istri, Budiman dan Hamidah. Saat kejadian, keduanya sedang tidak berada di rumah. Saksi mata, Faizah (20), tetangga yang tinggal di sebelah rumah korban, menceritakan detik-detik menegangkan saat menyelamatkan dua anak penyewa rumah tersebut. “Saya sedang menggendong anak di rumah, tiba-tiba mencium bau hangus dari sebelah. Begitu saya masuk, api sudah membesar dan anak-anak masih tertidur dekat sumber api,” ungkap Faizah. BACA JUGA:Kapolri Lakukan Reshuffle Besar! Ini Daftar Lengkap 49 Jenderal dan Perwira Polri yang Dimutasi April 2025 Dengan keberanian dan refleks cepat, Faizah langsung membangunkan Sukrillah yang tidur di dekat dapur serta kakaknya, Yahya Fadillah, yang berada di ruang depan. “Kalau tidak cepat dibangunkan, mungkin mereka sudah terbakar,” katanya dengan napas masih terengah. Sementara itu, Hamidah (40), ibu dari kedua anak tersebut, mengaku saat itu sedang membantu tetangganya membuat tanggui (topi tradisional) di seberang rumah. Suaminya sedang bekerja di luar rumah. “Saya baru tahu saat orang-orang berteriak dan bilang rumah saya kebakaran. Waktu saya lihat, api sudah membesar,” ujar Hamidah dengan mata berkaca-kaca. Ia menambahkan bahwa beberapa warga sempat mendengar suara ledakan sebelum kobaran api membesar. “Kata warga, ada dua kali suara ledakan. Tapi saya sendiri tidak tahu dari mana asalnya,” ucapnya. Hamidah mengaku tidak sempat menyelamatkan apapun selain sebuah ponsel yang saat itu sedang ia bawa. Meski kehilangan tempat tinggal, ia bersyukur anak-anaknya selamat tanpa luka sedikit pun. “Alhamdulillah, anak-anak selamat. Itu yang paling penting,” ucapnya penuh syukur. Kini, keluarga tersebut kehilangan tempat tinggal dan belum tahu harus mengungsi ke mana, mengingat mereka tidak memiliki keluarga dekat di Banjarmasin. Pihak berwenang telah datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai sumber api.(Wartabanjar.com/Ramadan) editor: nur muhammad