Jalan Amuntai-Kelua di Desa Sungai Turak Masih Rusak Parah, Satlantas Polres HSU Peringatkan Pemudik
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, AMUNTAI- Kondisi jalan Amuntai-Kelua Km. 1,94, Desa Sungai Turak, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan sejak beberapa waktu belakangan ini mengalami kerusakan parah.
Terlebih lagi, sekarang sedang musim arus balik Lebaran, pemudik banyak melintasi jalan tersebut.
Satlantas Polres HSU di Instagram selalu mewanti-wanti warga yang menggunakan jalan itu agar berhati-hati.
Mengutip Instagram Satlantas Polres HSU, Rabu (9/4/2025), kondisi kerusakan jalan parah.
Jalan tampak longsor dan amblas, aspalnya juga rusak serta digenangi air.
Tampak di beberapa postingan Satlantas Polres HSU, kerap terjadi kemacetan lalu lintas di jalur tersebut, membuat para personel Satlantas HSU harus berjaga untuk mengurai kemacetan di sana.
Pada akhir 2024 lalu, jalan tersebut juga diberitakan kerap mengalami kerusakan.
Penyebab Kerusakan
Kepala Dinas PUPR HSU, Amos Silitonga, dikutip dari berbagai sumber kala itu mengatakan penyebab kerusakan jalan tersebut.
Ia mengatakan, penyebabnya adalah turap penahan sungai bergeser sehingga memperparah kondisi jalan.
Kerusakan ini membuat kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan melintas.
Sepeda motor hanya dapat melewati satu jalur dengan hati-hati, sementara mobil diarahkan ke bagian jalan yang lebih stabil.
Warga mengatakan genangan air itu berasal dari luapan Sungai Tabalong yang mengaliri kabupaten tersebut.
BACA JUGA: Warga Batakan Digigit Buaya: Kadispar Tala Mencari Pawang
Pemkab HSU Siapkan Jalur Alternatif
Pemerintah Kabupaten HSU telah mengusulkan pengalihan lalu lintas ke jalan provinsi melalui Kecamatan Lampihong-Guntung.
Pasalnya, jalan kabupaten di Sungai Durait-Bayur yang semula diusulkan sebagai alternatif sedang dalam pemeliharaan.
“BPJN meminta pengalihan jalan, tetapi kami sarankan menggunakan jalan provinsi karena jalan kabupaten belum siap,” jelas Amos.
Ia menambahkan, jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan HSU dengan Tabalong, terutama bagi kendaraan roda empat.
Meski demikian, kendaraan roda dua masih dapat menggunakan jalan desa yang melewati Jembatan Gantung.
Kerusakan ini menjadi perhatian serius Dinas PUPR HSU dan BPJN Kalsel, yang berjanji segera melakukan penanganan agar akses lalu lintas di jalur itu dapat kembali normal. (yayu)
Editor: Yayu