Dua negara besar bukan tidak mungkin saling melancarkan nuklir.
“AS siap menyerang Iran, Rusia mengatakan jangan serang Iran, kalau serang Iran berhadapan dengan Rusia. Masalah Iran perang dunia ketiga,” jelasnya.
Indonesia, kata Prabowo berada dalam posisi non blok. Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan juga merasakan imbasnya.
“Kalau terjadi perang nuklir, kita non blok saja kan kena. Mungkin negara punya nuklir matinya lebih cepat, kita mungkin mati juga tapi lama matinya. Dangerous time, kita harus hati-hati,” terangnya.
Kepala negara meminta semua pihak untuk saling membantu dalam penguatan ekonomi nasional sehingga Indonesia tidak bergantung besar terhadap satu atau dua negara.
“Mari kita rukun, mengatasi persoalan ini bersama,” pungkasnya.(atoe)
Editor Restu







