Mengetahui hal itu, seorang pewarta foto dari
Kantor Berita Antara dan Makna Zaezar menjauh dari lokasi tersebut menuju sekitar peron.
Namun ajudan tersebut menghampiri Makna kemudian melakukan kekerasan dengan cara memukul kepala Makna.
Tak cukup, ajudan tersebut terdengar mengeluarkan ancaman kepada beberapa
jurnalis dengan mengatakan, “kalian pers, saya tempeleng satu-satu.”
Detik-detik pemukulan kepala jurnalis bahkan terekam kamera CCTV. Sejumlah jurnalis lain juga mengaku mengalami dorongan dan intimidasi fisik, salah satunya bahkan sempat dicekik.
Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan dari Kapolri ataupun sang ajudan. (atoe/berbagai sumber)
Editor Restu







