WARTABANJAR.COM – Bertajuk GEAR ULTIMA Jelajah Mountain berlangsung di kawasan kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara kembali membuktikan ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA.
Jalur ekstrem menuju kawasan sabana Gunung Sinabung yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl dengan dilibas GEAR ULTIMA melalui jalan penuh batu besar, lumpur licin, tanjakan curam, hingga guyuran hujan deras sepanjang perjalanan.
Joni Lie, General Manager Marketing & Promotion, PT Alfa Scorpii mengatakan GEAR ULTIMA Jelajah Mountain ini secara khusus kami adakan membuktikan skutik ini merupakan motor yang kuat, praktis, dan selalu bisa menemani segala bentuk mobilitas pengendaranya berkat ragam fitur unggulan canggih dan praktis bahkan kualitas rangkanya yang terbukti kuat untuk menerjang area Sabana kaki Gunung Sinabung.
“Jalur sangat ekstrem sekalipun, mempertegas predikat GEAR ULTIMA sebagai Motor Kuat Mantap yang siap temani keluarga muda aktif Indonesia,” ujar Joni Lie.
Perjalanan dimulai dari Dealer Yamaha Berastagi menuju kawasan kaki Gunung Sinabung, tetapi sesampainya di area bawah gunung, para peserta langsung di hadapkan dengan medan ekstrem berupa jalan tanah bercampur bebatuan besar yang licin akibat hujan.
Baca Juga Dijamin Anti Ribet! Aplikasi Y-ON Yamaha Bikin Perjalanan Jarak Jauh Jadi Makin Seru dan Mudah
BACA JUGA: Tayang di Jepang, Poster Film Horor Indonesia “Pabrik Gula” Viral, Netizen: Keren, Khas Jejepangan
Kondisi jalur yang dilalui merupakan tanah becek dan tidak padat membuat roda motor harus terus berjuang mencari traksi terbaik saat melintasi area berbatu dan tanjakan panjang khas pegunungan Sinabung.
Meski terus digempur jalur licin dan berbatu, performa mesin Blue Core Hybrid 125cc milik GEAR ULTIMA tetap mampu memberikan tenaga responsif saat harus menaklukkan tanjakan curam dengan kontur jalan yang tidak rata.
Tantangan perjalanan pun semakin terasa ketika memasuki area tanjakan panjang menuju kawasan sabana karena jalurnya didominasi oleh batu besar tidak beraturan sehingga membuat para pengendara harus ekstra fokus saat berkendara, terlebih kondisi hujan membuat permukaan batu menjadi jauh lebih licin.







