Berbekal pengalaman dari misi penyelamatan di Turkiye, di mana tim berhasil mengevakuasi sekitar 15 jenazah meski melewati golden time, ia yakin mereka akan mampu memberikan bantuan maksimal kepada korban di Myanmar.
“Saat ini sudah banyak negara yang mengirimkan tim bantuan, termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan China,” kata Kepala BNPB.
“Semua negara bekerja bersama tanpa melihat batas-batas negara demi misi kemanusiaan ini,” tambahnya.
Indonesia mengirimkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari tim penyelamat, tenaga medis, hingga logistik penting.
Semua bantuan ini diterbangkan menggunakan dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing 747 dari Lapangan Udara Halim Perdanakusumah.
Misi ini bukan sekadar tugas, tetapi juga bukti nyata kepedulian Indonesia dalam membantu sesama di tengah bencana global.
Keberangkatan tim INASAR membawa harapan bagi ribuan korban gempa di Myanmar yang masih menunggu pertolongan. (Ramadan)







