Viral Aneka Joget Velocity di TikTok, Zayyan XODIAC Bikin Versi ‘Jali Jali’ Ala Betawi
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Akun Instagram XODIAC pada Kamis (28/3/2025) memposting salah satu anggotanya, Zayyan, berjoget Velocity menggunakan lagu tradisional Betawi, Jali Jali.
Zayyan adalah idola K-Pop dari Indonesia.
Di postingan itu, Zayyan tampak lihai menari Velocity dengan gerakan tangan khas tarian tersebut yang kini tengah viral di Indonesia, namun menariknya, lagu yang digunakan adalah Jali Jali, bukan musik Velocity.
“Jali jali 하쟈 💛 #XODIAC #소디엑 #ZAYYAN #자얀,” tulis akun XODIAC.
Gerakan tangan Zayyan di video itu tampak sudah lihai, bahkan seirama dengan musiknya.
Tak hanya itu, di akhir video dia bahkan memadukan gerakan tangan khas Velocity dengan tarian khas Betawi, sehingga menambah kental nuansa tradisional Indonesianya.
Sontak saja hal ini mengundang komentar para warganet Indonesia.
Teg***: velocity Betawi
Cpm***: velocity betawi versi pro max ya
Ptr***: 𝐼𝑡𝑢 𝑣𝑒𝑙𝑜𝑐𝑖𝑡𝑦 𝑏𝑒𝑑𝑎 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑦𝑎 𝑏𝑔 𝑗𝑎𝑦
Ris***: Velocity lokal
Asal Usul Tren Joget Velocity
Tren joget Velocity kini tengah melanda anak muda Indonesia, khususnya kalangan Gen Z.
Aneka joget Velocity bertebaran di media sosial, dilengkapi berbagai musik pengiring bahkan sampai suara tokek juga.
Tren ini viral di media sosial, khususnya TikTok, karena memang awalnya tren ini muncul sebab ada fitur pengeditan konten di TikTok yang mengatur kecepatan klip bernama velocity.
Velocity sendiri dari Bahasa Inggris berarti kecepatan.
Mengutip berbagai sumber, Jumat (28/3/2025), istilah ini merujuk pada teknik pengeditan video yang memodifikasi kecepatan klip pada rentang frame tertentu, menciptakan efek slow motion atau percepatan untuk menonjolkan momen khusus atau menambah gaya pada video.
Asal-usul tren Velocity tidak terlepas dari popularitas aplikasi berbagi video seperti TikTok.
Pengguna TikTok mulai mengadopsi teknik ini untuk membuat konten yang lebih estetik dan dramatis, terutama dalam video tarian atau gerakan tangan yang diperlambat pada bagian tertentu.
BACA JUGA: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga dalam Bahasa Arab dan Artinya
Tren ini awalnya populer di Indonesia, kemudian menyebar ke berbagai komunitas pengguna media sosial lainnya.
Salah satu faktor yang mendorong popularitas tren Velocity adalah kemudahan dalam pembuatannya.
Aplikasi seperti TikTok menyediakan fitur bawaan yang memungkinkan pengguna dengan mudah menyesuaikan kecepatan video mereka.
Selain itu, tutorial yang tersedia di platform tersebut membantu pengguna memahami dan menerapkan efek ini dalam konten mereka.
Tren Velocity juga menarik perhatian di luar Indonesia.
Tren ini awalnya digandrungi oleh pengguna media sosial di Indonesia saja, namun belakangan juga banyak diikuti oleh idol K-pop, menunjukkan penyebaran dan pengaruhnya yang luas.
Secara keseluruhan, tren Velocity mencerminkan bagaimana inovasi dalam pengeditan video dapat menciptakan fenomena budaya yang melintasi batas geografis dan demografis, memperkaya cara individu mengekspresikan diri dan berinteraksi di dunia digital. (yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu