3 Fokus Pembangunan Pemkab Balangan di RKPD 2026
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Bertempat di Aula Mayang Maurai, Rabu (26/3/2025).
Kegiatan ini mengangkat tema “Peningkatan Pembangunan Infrastruktur, Perekonomian, dan Sumber Daya Manusia untuk Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan.”
Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, menegaskan bahwa percepatan pembangunan daerah menjadi prioritas utama. Namun, ia mengakui bahwa keterbatasan lahan menjadi tantangan besar yang harus diatasi secara strategis.
Baca Juga
Oknum TNI AL Diduga Terlibat Dalam Pembunuhan Juwita, Wartawati Banjarbaru
“Kami ingin Balangan terus maju dengan pembangunan yang merata di berbagai sektor. Namun, ketersediaan lahan yang terbatas menjadi kendala yang harus kita cari solusinya bersama. Dukungan masyarakat sangat penting agar pembangunan bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Dalam Musrenbang ini, Pemkab Balangan menetapkan tiga sektor utama yang akan menjadi fokus pembangunan:
1. Penguatan Infrastruktur
Pemerintah daerah akan mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk jalan, jembatan, serta fasilitas umum yang menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pemanfaatan lahan yang lebih efektif juga menjadi strategi utama dalam mengatasi keterbatasan ruang pembangunan.
2. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Pengembangan UMKM, sektor pertanian, dan industri kreatif berbasis lokal akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Pemkab Balangan juga akan mendorong investasi guna membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
3. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)
Pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda menjadi prioritas agar tenaga kerja lokal lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan industri. Program peningkatan kapasitas SDM akan terus diperkuat agar pembangunan daerah berjalan lebih optimal.
Musrenbang ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Ketua DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai sektor ekonomi dan sosial. Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai gagasan dan strategi dikemukakan guna mengoptimalkan sumber daya daerah demi pembangunan yang lebih berkelanjutan.
Abdul Hadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan.
“Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat, dunia usaha, dan akademisi. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, kita bisa membawa Balangan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.(Alfi)
Editor Restu