KRAK KRAK! Rumah Lantai 2 di Jalan Masjid Jami Nyaris Roboh, Warga Panik Dengar Dinding Retak
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Suasana mencekam meliputi kawasan Jalan Masjid Jami, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (21/3/2025) malam. Sebuah rumah berlantai dua nyaris roboh, mengeluarkan suara retakan yang mengerikan dan membuat warga sekitar panik.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial Instagram, terlihat rumah tersebut miring dengan kondisi yang mengkhawatirkan. Video yang diunggah akun @info_banjarmasin menunjukkan rumah yang berlokasi di seberang Sekolah SMIP 46 Banjarmasin itu kembali mengeluarkan bunyi seperti dinding yang retak.
"Nahhh, mengeluarkan bunyi lagi rumah Taci," terdengar suara pria yang merekam situasi mencekam tersebut.
Menurut laporan warga, bunyi retakan semakin sering terdengar, memicu ketakutan bahwa rumah tersebut bisa ambruk kapan saja. Warga sekitar langsung bergegas keluar rumah untuk menghindari kemungkinan terburuk.
BACA JUGA:WADUH! Rumah Panjang 20 Pintu di Kapuas Hulu Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya
Menanggapi situasi ini, tim BPBD Kota Banjarmasin segera turun tangan dan melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Mereka memeriksa kondisi rumah yang berada di dekat Posko Relawan Paba dan memberi peringatan kepada warga agar tetap waspada.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau cedera akibat kejadian ini. Namun, pihak berwenang mengimbau pemilik rumah dan warga sekitar untuk segera mengambil langkah antisipatif demi keselamatan mereka.
Kasus Rumah Roboh di Banjarmasin
Kejadian rumah nyaris roboh bukan pertama kali terjadi di Banjarmasin. Pada 19 Januari 2025, sebuah rumah di Jalan Kelayan tiba-tiba ambruk akibat fondasi yang rapuh dan terendam air pasang.
Kepala BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin, menjelaskan bahwa kondisi fondasi yang lemah diperparah oleh air pasang yang merendamnya, sehingga menyebabkan patahnya fondasi dan ambruknya rumah tersebut.
Selain itu, pada 3 Januari 2025, sebuah rumah dua lantai di Jalan Mahat Kasan, Kecamatan Banjarmasin Timur, juga ambruk. Diduga, penyebabnya adalah kesalahan konstruksi pada fondasi bangunan.
Imbauan kepada Warga
Menyikapi beberapa kejadian rumah ambruk di Banjarmasin, Gabungan Ahli Teknik Indonesia (GATENSI) Kalimantan Selatan mengimbau warga untuk secara rutin memeriksa kondisi fondasi rumah, terutama saat terjadi banjir rob. Pemeriksaan berkala dapat mencegah kejadian serupa dan memastikan keamanan penghuni rumah.
BPBD Kota Banjarmasin juga mengingatkan warga yang tinggal di dekat sungai atau daerah rawan banjir untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kerusakan pada struktur bangunan. Langkah proaktif ini penting untuk mencegah terjadinya korban jiwa akibat runtuhnya bangunan.(Wartabanjar.com/@ info_banjarmasin/berbagai sumber)
editor: nur muhammad