Apakah Salat Witir Wajib Membaca Surah Al-A’la?
Mungkin Anda sering mendengar imam membaca surah Al-A’la saat salat witir. Apakah bacaan ini wajib?
Menurut laman resmi Nahdlatul Ulama (NU) Online, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama:
- Mazhab Syafi’i dan Hanbali menyebutkan bahwa disunahkan membaca surah Al-A’la di rakaat pertama dan Al-Kafirun di rakaat kedua.
- Untuk rakaat terakhir, ulama Syafi’iyyah menganjurkan membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, sementara ulama Hanabilah cukup membaca Al-Ikhlas saja.
Namun, bacaan ini tidak wajib. Bagi yang melakukannya, ada pahala tambahan karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat
Mengutip NU Online, berikut tata cara salat witir tiga rakaat:
1.Niat salat witir
2.Takbiratul ihram
3.Membaca surah Al-Fatihah, dilanjutkan surah Al-A’la
4.Rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua
5.Berdiri ke rakaat kedua, membaca surah Al-Fatihah dan Al-Kafirun
6.Melakukan rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua
7. Berdiri ke rakaat ketiga, membaca surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
8. Rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua
9. Duduk tasyahud akhir, lalu salam
Dengan memahami jumlah rakaat dan tata cara salat witir, semoga kita bisa lebih khusyuk dalam beribadah, terutama di bulan Ramadan. Semoga bermanfaat!(Wartabanjar.com/Inilahkalsel.com)
editor: nur muhammad







