WARTABANJAR.COM, LOMBOK – Situasi mencekam terjadi di Polsek Kayangan, Polres Lombok Utara, Senin (17/3/2025) malam. Ratusan massa mengamuk, menghancurkan kantor polisi, serta membakar empat sepeda motor. Insiden ini memicu kehebohan setelah video kejadian beredar luas di media sosial.
Kronologi Lengkapnya
Menurut informasi yang dikutip dari akun Instagram @oposan.62, kejadian bermula dari kesalahpahaman sederhana yang berujung tragis. Seorang warga yang berbelanja di Alfamart secara tak sengaja mengambil ponsel milik pegawai toko.
“HP yang diambil ternyata milik pegawai Alfamart. Korban baru menyadari kesalahan itu setelah tiba di rumah. Namun, saat hendak mengembalikan ponsel tersebut, pemiliknya sudah lebih dulu melaporkan kejadian ke polisi,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Kasus ini kemudian dibawa ke Polsek Kayangan untuk mediasi. Hasil mediasi sebenarnya berujung damai, tetapi situasi berubah drastis ketika terlapor justru ditemukan tewas diduga bunuh diri setelah ada pihak yang meminta uang damai.
Kematian korban memicu kemarahan warga. Massa yang geram kemudian menyerbu Polsek Kayangan, merusak bangunan, serta membakar empat unit sepeda motor di halaman kantor polisi.
Polisi Belum Beri Pernyataan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat terkait insiden ini. Situasi di Polsek Kayangan masih dalam pengawasan ketat untuk mencegah kericuhan lebih lanjut.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)







