Rasulullah shalallahu a’laihi wasallam pernah menyebutkan tiga golongan yang paling merugi, di antara mereka ialah yang tidak memanfaatkan kesempatan bulan ini untuk sebagai penggugur dari dosa-dosanya.
Dari Abu Hurairah, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Celakalah seseorang, (saat) aku disebut-sebut di depannya dan ia tidak mengucapkan shalawat kepadaku. Dan celakalah seseorang, Ramadhan menemuinya kemudian keluar sebelum ia mendapatkan ampunan, dan celakalah seseorang yang kedua orang tuanya berusia lanjut namun kedua orang tuanya tidak dapat memasukkannya ke dalam Surga (karena kebaktiannya).” (HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
2. Setiap amal akan di nilai dengan seperti apa sesorang mengakhirinya.
Rasulullah shalallahu a’laihi wasallam bersabda: Dari Sahal bin Sa’ad RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya amalan-amalan (seorang hamba) itu tergantung pada amalan-amalan penutupnya.” (HR Bukhari Muslim).
3. Menggambarkan kemurnian fitrah
Ketika kedatangan Ramadhan begitu dirindukan, maka mengoptimalkan ibadah dan menuntaskannya merupakan sebaik-baik perpisahan. Rasulullah shalallahu a’laihi wasallam memerintahkan kita khusu’ dalam beribadah dengan membayangkan seakan-akan itu adalah ibadah terakhirnya.
Mengingat kematian dalam ibadah, menjadikan kita terus berusaha untuk memperbaiki ibadah, karena kita mengkhawatirkan itu merupakan ibadah terakhir.
“Shalatlah seperti seseorang yang hendak berpisah, seakan-akan kamu melihat-Nya. Jika kamu tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu. Berhentilah berharap pada apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan hidup kaya. Dan hindarilah segala hal yang bisa kamu beri alasan untuknya.” (HR Baihaqi)
4. Untuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qodar
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“…Carilah lailatul qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, carilah pada malam-malam ganjil….”
Semoga Allah SWT membimbing kita semua selalu ingat kepadaNya, bersyukur atas nikmatNya dan memperbaiki ibadah kepadaNya. Semoga Allah SWT kembali mempertemukan kita dengan Ramadhan di tahun yang akan datang . Aamiin. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







