YR Kobra Bentuk Karakter Belasan Remaja Bermasalah: Pembinaan Ketat Demi Masa Depan Lebih Baik
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Belasan remaja yang terlibat kenakalan remaja menjalani pembinaan intensif di Yayasan Rehabilitasi Korban Narkoba (YR Kobra), Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru. Program ini bertujuan membentuk karakter dan mengarahkan mereka ke jalan yang lebih positif.
Para remaja tersebut sebelumnya diamankan oleh Polsek Liang Anggang pada Selasa (11/3/2025). Dalam proses pembinaan, mereka menjalani latihan fisik seperti push-up dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) guna menanamkan disiplin dan tanggung jawab.
Ketua YR Kobra, Sersan Dua (Serda) Ardian Noverdi Pratama, menjelaskan bahwa program pembinaan ini bertujuan untuk membentuk karakter para remaja. Pendidikan dasar militer, disiplin, serta penguatan fisik dan mental menjadi bagian dari metode yang diterapkan.
"Kami juga memberikan edukasi terkait bahaya narkoba, dampak penyalahgunaannya, serta konsekuensi hukum dari kenakalan remaja," ujar Serda Ardian, Rabu (12/3/2025).
BACA JUGA:Residivis Narkoba Kembali Ditangkap! Polres Tanah Bumbu Amankan 18 Paket Sabu & Ekstasi
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu remaja yang positif mengonsumsi obat-obatan terlarang dan satu lainnya terindikasi mengonsumsi alkohol golongan G.
“Dampaknya sangat terlihat, mereka cenderung memiliki emosi yang tidak stabil, sulit dikontrol, dan kurang mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan mereka,” ungkapnya.
Pembinaan di YR Kobra umumnya berlangsung antara 7 hingga 30 hari. Namun, dalam kasus ini, keluarga para remaja meminta durasi pembinaan selama tujuh hari sehingga program dilakukan secara intensif setiap hari.
Menurut Serda Ardian, kenakalan remaja di Banjarbaru, khususnya di ibu kota Kalimantan Selatan, sudah menjadi isu yang viral di masyarakat. Oleh karena itu, intervensi melalui pembinaan menjadi langkah penting untuk mencegah mereka kembali ke jalan yang salah.
“Jika tidak ditangani dengan baik, mereka bisa semakin liar dan justru merasa bangga setelah keluar dari Polsek. Di sini, kami membentuk ulang karakter mereka, memberikan status sosial yang lebih baik, dan memastikan mereka sadar bahwa mereka hanyalah korban dari pergaulan yang salah. Harapannya, mereka bisa berubah dan kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih positif,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Ikhsan)
editor: nur muhammad