Harmoni Kerukunan di Bulan Ramadan, Umat Konghucu Bagikan Takjil

Pembagian Takjil Kerukunan sendiri dilaksanakan pada Kamis (6/3) lalu.

M. Adib Abdushomad, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari pentingnya merawat kerukunan.

“Kita buktikan bahwa di suasana puasa Ramadan ini, sesuai dengan arahan pimpinan, jadikan puasa Ramadan ini yang menyenangkan dan menenangkan,” katanya.

Para penerima takjil pun tak dapat menyembunyikan rasa haru dan terima kasih mereka.

“Ini sangat membantu kami yang seharian bekerja di jalan,” ujar seorang pengemudi.

Di balik kesederhanaan “Takjil Kerukunan,” tersembunyi pesan mendalam tentang indahnya kemajemukan.

Ia adalah simfoni yang merdu, di mana perbedaan keyakinan berpadu dalam harmoni kebersamaan.

Saat azan magrib berkumandang, para relawan dan penerima takjil berbuka puasa bersama. Di bawah langit senja Jakarta, “Takjil Kerukunan” menjadi saksi bisu tentang indahnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. (Erna Djedi/rls)