Semarakkan Ramadan, Kemenag RI Buka Kelas Belajar Kitab Kuning

Dengan semakin luasnya penerapan metode ini, diharapkan generasi muda Muslim dapat lebih mudah mengakses dan memahami khazanah keilmuan Islam yang terkandung dalam kitab kuning.

Pendekatan ini mengintegrasikan pembelajaran tata bahasa Arab dengan praktik langsung membaca teks-teks klasik Islam.

Berbeda dengan metode tradisional yang kerap memakan waktu lama, Amtsilati memungkinkan peserta belajar dengan lebih cepat dan terstruktur.

Abu juga mengapresiasi inisiatif Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah dalam mengembangkan model pembinaan kitab kuning yang inovatif.

“Kita berharap kontribusi dalam pembangunan bidang agama ini benar-benar memberi dampak nyata. Karena itu, peserta yang mengikuti program ini perlu dilihat bagaimana hasil dari pembelajaran yang telah diberikan,” tandasnya.

Program Gen-MKing akan berjalan pada 3 hingga 20 Maret 2025, setiap Senin hingga Kamis pukul 09.00–11.00 WIB.

Program itu diharapkan dapat menjadi sarana efektif bagi peserta untuk mendalami literasi keislaman, terutama dalam memahami kitab kuning dengan lebih baik. (Erna Djedi/rls)