WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Polisi berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di Kelayan A yang sempat viral diduga dilakukan gengster. Sebagaimana diketahui, penganiayaan ini sempat membuart heboh karena diisukan dilakukan oleh gengster, yang menyerang warga di Jalan Kelayan A depan Gang Rahmi RT. 10 RW. 01 Kelurahan Murung Raya Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin pada Senin, (3/3/2025) sekitar pukul 01.36 Wita. Tak butuh lama, tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, Opsnal Sat Reskrim Resta Banjarmasin, dan Unit Resmob Subdit II Ditkrimum Polda Kalsel berhasil mengungkap kasus tersebut. Baca juga:Viral! Diduga Gengster Serang Warga di Kelayan, Korban Alami Luka Robek di Pinggang Pelaku, HS (26), berhasil diamankan petugas di hari yang sama sekitar pukul 22.45 WITA di kediamannya di Jalan 9 Oktober, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christogus Lirens menerangkan dari hasil pemeriksaan dan motif. HS melakukan penganiayaan itu karena sakit hati. Lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaku ini merasa sering ditantang oleh korban dan teman-temannya. Kemudian juga merasa sakit hati istrinya digoda oleh korban saat melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). "Pelaku bukan anggota gangster. Motifnya murni karena sakit hati," tegas Kapolsek Banjarmasin Selatan kepada Humas Polresta Banjarmasin. Lanjut ia mengatakan Korban, berinsial M (29), mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kiri akibat serangan senjata tajam jenis celurit. "Korban diserang HS secara tiba-tiba saat menyeberang jalan," beber Kapolsek Banjarmasin Selatan. Kini pelaku beserta barang bukti berupa sudah berada di Mapolsek Banjarmasin Selatan guna proses hukum lebih lanjut. Selain itu pihak Polsek Banjarmasin Selatan juga masih melakukan pencarian terhadap MF teman dari HS. Ia diduga menyimpan senjata tajam tersebut. Bersama tersangka, polisi menyita barang bukti sebilah senjata tajam jenis celurit beserta sarung kulit warna cokelat panjang sekitar 60 cm, 1 buah jaket hoodie warna hitam dan buah celana pendek jeans yang dipakai pelaku saat kejadian. (Erna Djedi)