WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin kini tengah mengikuti Retret Kepala Daerah di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, bersama ratusan kepala daerah lainnya se Indonesia yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto. Mengutip Instagram Setdaprov Kalsel, Sabtu (22/2/2025), pada Jumat (21/2/2025), Gubernur Muhidin tampak bersiap mengikuti retret tersebut, mengenakan seragam ala tentara. "Beliau siap menjalani pelatihan semi-militer untuk meningkatkan kepemimpinan dan pengambilan keputusan," demikian keterangan di postingan Setdaprov Kalsel, menampilkan sejumlah foto dan video Gubernur Muhidin mengikuti retret tersebut.
Mengutip berbagai sumber, retret tersebut berlangsung sepekan dari tanggal 21 Februari 2025 hingga 28 Februari 2025, diikuti oleh 503 kepala daerah.
 
View this post on Instagram
 

A post shared by Setda Prov Kalsel (@setdaprovkalsel)

BACA JUGA: Bocah 4 Tahun di Tantaringin Tabalong Hilang Misterius
Apa itu Retret Kepala Daerah? Begini Penjelasannya
Jika menilik pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retret didefinisikan sebagai khalwat yaitu mengundurkan diri dari dunia ramah untuk mencari ketenangan batin.
Sebenarnya, istilah retret lebih sering digunakan dalam konteks agama Kristen dan Katolik. Dikutip dari buku Tuhan Mencintaimu yang ditulis oleh Markus Marlon, retret berasal dari kata Latin 'retrahere,' yang berarti menarik diri ke dalam suasana tenang.
Dalam bahasa Prancis disebut retraite, dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai retreat.
Retret adalah waktu khusus yang disisihkan untuk memperdalam kehidupan rohani dengan menjauhkan diri dari kesibukan sehari-hari.
Sementara dalam konteks pemerintahan, retret mengacu pada kegiatan orientasi, pembekalan, dan pelatihan yang diberikan kepada pejabat terpilih, seperti kepala daerah dan menteri, setelah mereka resmi dilantik.
Retreat bertujuan untuk membekali para pemimpin dengan pemahaman mendalam tentang tugas dan tanggung jawab mereka, serta membangun sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, tujuan diadakannya retret tersebut adalah memperkuat solidaritas kabinet untuk membangun Indonesia yang lebih maju. (yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu