WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Hujan deras yang mengguyur Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak subuh hingga Selasa (21/1/2025) pagi, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Kondisi ini melumpuhkan aktivitas warga di beberapa daerah. Kawasan seperti Berutung Jaya hingga Jalan Dharmawangsa dilaporkan tergenang banjir, sebagaimana terlihat dalam video yang viral di media sosial Instagram. Tidak hanya di dalam Kota Banjarmasin, banjir juga melanda kawasan luar kota, termasuk sepanjang Jalan A Yani di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Para pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, hanya dapat melintas dengan hati-hati untuk menghindari kecelakaan akibat genangan air yang menutupi jalan. BACA JUGA:Sejumlah Rumah di Bati-Bati dan Liang Anggang Terendam Banjir Cempaka Air Capai Lutut Orang Dewasa Kondisi serupa terjadi di Kota Banjarbaru, terutama di kawasan Cempaka dan sekitarnya. Genangan air di daerah ini bahkan mencapai setinggi lutut orang dewasa. Banyak rumah warga tergenang hingga air masuk ke dalam rumah, memaksa warga untuk bertahan di tengah banjir. Tanah Laut Terandam Parah Tak terkecuali di sejumlah di Kabpaten Tanah Laut, ratusan rumah warga tergenang Banjir seperti di Handil Nagara, Desa Kali Bedar, Kecamatan Kurau. Terlihat di wilayah RT 6 Desa Gunung Raja sejumlah anak-anak berenang di depat rumahnya yang tergenang sejak pagi tadi. Fenomena La Nina Lemah Analis Iklim Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru BMKG Kalsel, Muhammad Arif Rahman, mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan di Kalsel dipengaruhi oleh fenomena La Nina lemah yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan 2025. “La Nina meningkatkan kelembapan udara di Indonesia dengan membawa lebih banyak uap air dari Samudra Pasifik. Ini memicu pembentukan awan hujan dan meningkatkan curah hujan,” jelas Arif, Selasa (22/1). Namun, ia menekankan bahwa La Nina bukan satu-satunya penyebab. Faktor lain seperti Angin Monsun Asia, Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, hingga bibit siklon tropis juga berperan signifikan dalam memperkuat hujan. Curah Hujan Kalsel Meningkat di Januari 2025 Jika dibandingkan dengan banjir bandang pada 2021, intensitas hujan tahun ini lebih rendah. Namun, curah hujan pada Januari 2025 menunjukkan peningkatan dibanding Desember 2024, terutama pada pertengahan bulan ini. “Peningkatan curah hujan ini sesuai dengan puncak musim hujan di Kalsel, khususnya wilayah barat, yang biasanya mengalami hujan sedang hingga lebat,” pungkas Arif. Himbauan Warga: Tetap Waspada dan Siaga Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang masih tinggi, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama di wilayah rawan genangan air. Tetap pantau informasi dari BMKG untuk perkembangan lebih lanjut.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad