Kebakaran Hebat di Komplek Mantuil Raya: 3 Rumah Hangus Terbakar, Api Berasal dari Rumah Kosong!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Musibah kebakaran melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Belimbing II, Komplek Mantuil Raya, Blok F RT 22, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (14/1/2025) malam. Api dengan cepat melalap tiga rumah, memicu kepanikan warga sekitar.
Ketua RT 22, Muhram, menuturkan bahwa saat kejadian, dirinya sedang berada di rumah yang berjarak tak jauh dari lokasi kebakaran.
BACA JUGA:Para Korban Kebakaran Desa Astambul Seberang Dapat Bantuan dari Pemkab Banjar
"Istri saya memanggil saya karena melihat cahaya terang dari belakang rumah. Ketika saya cek, ternyata api sudah membesar," ujarnya di lokasi kejadian.
Saat itu, upaya pemadaman masih dilakukan secara manual oleh tiga warga dengan ember.
"Relawan BPK belum tiba, jadi saya langsung memukul tiang listrik sambil berteriak 'api' untuk meminta bantuan warga sekitar," tambahnya.
Muhram juga segera meminta anaknya menghubungi relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Tak lama kemudian, warga, relawan BPK, dan tim Damkar Kota Banjarmasin tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Api Bermula dari Rumah Kosong
Muhram menduga bahwa sumber api berasal dari sebuah rumah kosong yang sudah lama tak dihuni.
"Rumah ini sudah kosong sekitar 10 tahun dan tidak ada aliran listrik," ungkapnya.
Ahdiat Yosida, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Banjarmasin, mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah secara total, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian.
"Satu rumah terbakar 100 persen, satu lagi 50 persen, dan yang satunya hanya terbakar di bagian dapur," jelasnya.
Proses pemadaman 30 menit
BACA JUGA:7 Fakta Kebakaran Dahsyat Los Angeles: dari Penjarahan, Korban Tewas hingga Kerugian Fantastis
"Karena rumah yang menjadi sumber api berbahan kayu, api cepat membesar," pungkas Yosida.
Hingga berita ini diturunkan, kerugian material akibat kebakaran ini masih dalam proses pendataan.
Warga diimbau untuk selalu waspada dan memastikan keamanan lingkungan, terutama pada bangunan kosong yang berpotensi menjadi sumber bencana.(Wartabanjar.com/Iqnatius Aprianus)
editor: nur muhammad