Agung juga menjelaskan bahwa sampah yang dihasilkan mayoritas berupa plastik dan sisa makanan. Sampah tersebut langsung ditangani dengan metode penutupan menggunakan tanah untuk mencegah dampak lingkungan.
“Soal pengangkutan dari beberapa titik, kami estimasikan selesai paling lambat dalam tiga hari,” tambahnya.
Peningkatan dari Tahun Sebelumnya
Jumlah sampah haul tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai langkah antisipasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan 68 armada pengangkut untuk memindahkan sampah ke TPA Regional Banjarbakula.
Haul Guru Sekumpul selalu menjadi momen besar yang dihadiri oleh ribuan jamaah. Pihak TPA Banjarbakula bersama DLH berkomitmen menjaga kebersihan selama dan setelah acara berlangsung, agar lingkungan tetap terjaga.(Wartabanjar.com/Thania Ang)
editor: nur muhammad







