Khusus di jalur utama Trans Jawa-Sumatra, tersedia 500 unit SPKLU di 297 lokasi.
Sementara itu, di Jawa Tengah dan Yogyakarta, PLN telah menyediakan 222 unit SPKLU di 141 titik lokasi, termasuk 53 unit di 22 rest area sepanjang tol Jawa Tengah.
“Di Rest Area KM 519A ini, kami menyediakan 4 unit SPKLU dengan berbagai tipe pengisian, mulai dari ultra fast charging hingga standar charging untuk memastikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik dapat terpenuhi dengan baik,” tambah Darmawan.
Lonjakan transaksi ini juga didukung oleh kemudahan akses melalui aplikasi PLN Mobile.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik memantau ketersediaan SPKLU secara real time dan memilih lokasi pengisian daya terdekat.
Selain itu, PLN menyiagakan lebih dari 6.000 personel yang siap melayani pengguna EV selama 24 jam.
“Kami ingin memastikan perjalanan pengguna kendaraan listrik selama Nataru berjalan lancar dan nyaman. Mulai dari Tangerang hingga Sragen, semua SPKLU kami pantau dan sejauh ini antrian terkendali dengan baik. Jika membutuhkan informasi atau bantuan, masyarakat dapat mengakses PLN Mobile dan hotline Whatsapp di nomor 08777-11-12-123 yang standby 24 jam,” tutup Darmawan.
Terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro menegaskan dukungannya terhadap upaya PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik khususnya di Kalimantan.
“Kami mendukung penguatan infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan, khususnya keandalan sistem di Kalimantan untuk mendukung penguatan ekosistem kendaraan listrik,” ucap Salam. (ernawati/rls)
Editor: Erna Djedi







