Temuan Jasad Pria di Sungai Gampa Gegerkan Warga, Ini Identitasnya:
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Temuan jasad pria yang mengapung di Sungai Gampa menggegerkan warga Jalan Banua Anyar RT 21, Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (15/12/2024) malam. Identitas mayat tersebut diketahui bernama Adri Santo, yang ditemukan sekira pukul 19.00 WITA.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar yakni Alfian, di rawa di belakang pagar seng tambak ikan miliknya. Alfian mengatakan, bahwa dirinya sebelumnya sempat bertemu dengan korban pada sore hari sekitar pukul 16.30 WITA.
"Waktu itu saya mau mengantar anak ke Basirih, dan beliau datang," ujar Alfian seperti dikutip Wartabanjar.com di lokasi kejadian.
Baca juga: Kebakaran di Basirih, Bedakan Enam Pintu dan Sebuah Rumah Luluh Lantak
Setelah mengantar anaknya, Alfian baru kembali pada petang hari.
“Saya baru pulang sekitar jam 6 sore. Rumah saya memang dekat dengan tambaknya,” lanjutnya.
Kemudian, selepas salat magrib Alfian pun keluar. Dirinya bermaksud memantau lokasi tambak. Namun dirinya merasa janggal dengan kondisi tambak yang dalam keadaan gelap gulita alias tidak ada nyala lampu.
“Saya memang sering membantu mengecek tambak milik beliau, makanya saat lampunya mati saya juga sempat bingung,” lanjutnya.
Melihat hal tersebut, Alfian pun berusaha menghampiri dan mencari tahu keberadaan korban.
Baca juga: Ratusan Tokoh Hadiri Forum Merajut Masa Depan Indonesia di Bali
Beberapa kali memanggil-manggil namanya, tidak ada jawaban sama sekali dari korban. Tak pelak jika Alfian kian curiga. Dirinya pun berusaha menyalakan lampu untuk penerangan.
Karena penasaran, Alfian masih berusaha mencari korban dengan berkeliling hingga keluar area tambak. Benar juga, rupanya korban sudah dalam kondisi tergeletak di belakang tambak.
"Ternyata beliau sudah dalam keadaan tergeletak di belakang tambak, dan saya pun langsung panik meminta bantuan warga," ucap Alfian.
Alfian memperkirakan, korban hendak memperbaiki pagar tambak ikan miliknya yang malam sebelumnya dirusak kawanan hewan predator yang ingin memasuki tambak.
Baca juga: Korea Utara Pilih Diam Atas Kasus Pemakzulan Presiden Korsel
"Mungkin beliau mau memperbaiki lubang yang bekas dirusak oleh berang-berang itu," jelas Alfian.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban tinggal di kawasan Komplek DPR Banjarmasin. Dan pihak keluarga korban pun sudah tiba di lokasi.
Selanjutnya, jasad korban pun dievakuasi oleh relawan ke ruang instalasi pemulasaran jenazah RSUD Ulin, guna menjalani pemeriksaan. (Iqnatius)
Editor: Sidik Purwoko