Ambo Sakka Sampaikan Tujuh Amanat Presiden Prabowo Pada HUT Korpri ke-53
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TANBU - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Apel Gabungan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-53 tahun 2024 di Halaman Kantor Bupati setempat di Batulicin, Senin (09/12/2024).
Selaku pembina pada Apel Gabungan HUT Korpri ke-35, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu DR H Ambo Sakka, M.Pd yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanbu menyampaikan tujuh amanat Presiden RI Prabowo Subianto.
Sekda Ambo Sakka menyampaikan Presiden mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Korpri yang selama lebih setengah abad telah memberikan pengabdian terbaik, dengan loyalitas dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara. Tema ulang tahun kali ini "Korpri untuk Indonesia" sangat tepat untuk menggambarkan peran Korpri dalam perjalanan bangsa ini.
Baca juga: Tiga Nelayan Hilang Usai Speed Boat Dihantam Gelombang Tinggi di Perairan Kepulauan Riau
"Saat ini kita memasuki babak baru pemerintahan setelah melalui proses demokrasi. Untuk itu, mari kita dukung program-program pemerintah yang selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat Indonesia," katanya seperti dikutip Wartabanjar.com.
Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Korpri akan bertransformasi menjadi Korp Pegawai ASN RI, dengan tujuan utama untuk memperkuat jiwa korp ASN sebagai pemersatu bangsa.
Untuk itu, Presiden berharap Korpri menjadi satu-satunya organisasi yang menaungi ASN, sehingga tidak ada dualism dalam pembinaan ASN, dan menjadi wahana mempercepat penyebaran informasi program pemerintah kepada masyarakat.
Baca juga: Sidang Perdana Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu: Babak Baru dalam Sejarah Politik Israel
Kepada seluruh Dewan Pengurus Korpri di pusat maupun daerah, Presiden mengajak untuk mengaktifkan kembali seluruh program dan kegiatan Korpri sejalan dengan tujuan besar organisasi ini.
Ia menambahkan Korpri merupakan bagian integral dari pemerintah dan harus terus diperkuat. Sebagai komponen strategis bangsa, Korpri berperan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Oleh karena itu, Presiden minta agar Korpri tetap diakomodasi dalam kedinasan, sehingga aspirasi ASN dapat ditampung dan disalurkan secara proporsional, untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan.
"ASN harus selalu menjunjung tinggi prinsip netralitas dan tetap setia kepada negara, siapapun pemimpinnya," katanya.
Baca juga: Ojol Tetap Bisa Gunakan BBM Subsidi
Mengakhiri sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto dalam amanatnya menyampaikan beberapa pesan untuk menjadi pedoman bagi Korpri.
Pertama, perkuat solidaritas dan kerjasama Korpri. Jadikan Korpri simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerjasama dengan seluruh komponen bangsa.
Baca juga: Viral! Pedagang Rak Keliling di Kalimantan Selatan Di-makeover Jadi Ganteng, Netizen Terpukau
Kedua, dorong inovasi dan efesiensi, dengan mengutamakan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui teknologi digital dan E-Government.
Ketiga, perkuat integritas dan disiplin dengan menunjukan integritas tinggi, disiplin, dan patuh hukum disetiap lini pelayanan.
Keempat, pastikan akses pangan sehat dengan membantu penyediaan pangan bergizi bagi kelompok rentan.
Kelima, dukung ketahanan energi. Transisi ke energi terbarukan, kurangi impor, dan tingkatkan efesiensi.
Keenam, turunkan kemiskinan. Dengan cara kolaborasikan program pengentasan kemiskinan dengan kementerian terkait.
Ketujuh, jaga netralitas dan loyalitas. ASN tetap netral dalam politik, setia kepada kepentingan rakyat dan bangsa.
Sementara itu, Sekda Tanah Bumbu, Ambo Sakka menambahkan, sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Korpri Tanah Bumbu karena sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
Selanjutnya, yang menjadi arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto terkait Korpri agar dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab di Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu.
Sebagaimana arahan Presiden pula, bahwa Korpri ini merupakan wadah bagi ASN baik PNS maupun PPPK. Untuk itu, Sekda Ambo Sakka berpesan agar Korpri terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan membangun komitmen untuk bersama-masa menatap masa depan yang lebih baik. (ddi)
[10/12 21.44] Hasby Pimred Warta Banjar: Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok Jelang Nataru di Kabupaten Tanah Bumbu Terpantau Stabil
BATULICIN - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satgas Pangan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melaksanakan monitoring bahan pangan pokok. Monitoring dilakukan dalam rangka memantau ketersediaan dan fluktuasi harga pangan pokok.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanbu, H. Hamaludin Tahir mengatakan hari ini Satgas Pangan Tanbu melakukan pengawasan Ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025.
"Adapun sasaran pengawasan di beberapa objek seperti distributor dan pergudangan di Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat, Ritel Modern, dan Pasar Rakyat," ucap H. Hamaludin didampingi Kabid Perdagangan dan Kemetrologian H. Heriansyah, Selasa (10/12/2024) di Batulicin.
Kegiatan monitoring yang di pimpin langsung Kepala DKUMP2 Tanbu, H. Hamaludin Tahir, juga melibatkan Reskrim Polres Tanah Bumbu, Loka POM, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Diskominfosp, Bulog Batulicin, dan Bagian PSDA2P Setda Tanah Bumbu.
Hamaludin mengatakan hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat distributor dan pergudangan yakni di PT Bintang Sinar Jaya untuk
stok beras tersedia 18.345 kg dan minyak 82.444 liter.
"Ini tercukupi untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru," kata H. Hamaludin.
Sedangkan di Bulog, sambung Hamaludin, untuk kondisi pasokan beras SPHP dan beras komersial lain mencukupi untuk kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, hasil monitoring harga pangan pokok di tingkat ritel modern seperti di Grand Surya (GS), yakni pada pengawasan di Grand Surya tidak ditemukan produk rusak dan kadaluarsa. Karena manajemen penyimpanan menggunakan sistem FIFO (First In First Out). Untuk pemeriksaan terhadap produk kadaluarsa sudah dilakukan pengecekan dan pemisahan seminggu sekali secara mandiri.
Berikutnya, hasil monitoring harga pangan pokok ditingkat pasar harian simpang empat berdasarkan data yang dihimpun dari pedagang yakni, harga Kedelai Rp 16.000/kg, Beras Sulawesi Rp 14.625/kg, Beras Gerobak Pandan Rp16.000/kg, dan Beras Mayang Sedang Rp17.000/kg.
Harga Telur Ayam Ras Rp28.000/kg, harga normal tidak ada kenaikan dan penurunan. Bawang Merah Rp40.000-42.000/kg masih tidak ada kenaikan dibanding minggu sebelumnya.
Gula Rp18.000/kg, Cabe Merah Besar Rp60.000/kg naik dibanding harga sebelumnya Rp50.000/kg. Cabe Merah Keriting Rp40.000/kg. Minyak Kita Rp17.500/liter (sudah terdapat kemasan baru dengan HET terbaru), Minyak Goreng Kemasan berbagai merek dari Rp18.000/liter hingga Rp. 20.000/liter.
"Dari Hasil monitoring, ketersediaan pangan pasokan dan stok cukup tersedia dan harga cendrung stabil namun ada beberapa yang berfluktuasi masih dalam kenaikan harga yang aman," ungkapnya.
H. Hamaludin mengimbau kepada masyakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan kepada para distributor untuk tidak menahan distribusi barang kebutuhan pokok. (ddi/rel)