PDIP Klaim Menang di Jakarta, KPU: Sabar, Tunggu!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta meminta pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menunggu hasil perhitungan suara resmi. Hal itu menyusul klaim PDI Perjuangan atas kemenangan paslon Pramono Anung - Rano Karno dalam Pilkada Jakarta.
Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata menuturkan, pihaknya akan melakukan perhitungan suara mulai hari ini secara berjenjang. Dirinya memperkirakan, tahapan perhitungan suara paling lambat berlangsung hingga 16 Desember 2024.
"Harap bersabar, kami masih menunggu perhitungan suara yang dimulai hari ini. Ada tahapan itu memang paling lambat diputuskan tanggal 16 Desember," kata Wahyu saat konferensi pers di Kantornya, Jl. Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).
Wahyu mengatakan, pihaknya bakal melakukan rapat pleno di tingkat kota, kecamatan, hingga provinsi untuk melakukan perhitungan suara.
Baca juga: KPK Tahan Tiga Pegawai Kemenhub Karena Alasan ini
"Nanti akan kami update kembali (hasil real count)," ucap dia seperti dikutip Wartabanjar.com.
Wahyu menilai, pasangan cagub-cawagub yang telah mendeklarasikan kemenangan sebelum pengumuman resmi merupakan hak setiap paslon.
"Menurut kami, itu hak pasangan calon untuk menyampaikan informasi-informasi yang mereka punya," kata dia.
Kendati demikian, Wahyu tetap meminta tiga pasangan cagub-cawagub Jakarta untuk menunggu hasil resmi yang bakal dikeluarkan KPU RI.
"Kami tetap berpegang bahwa hasil resmi itu hanya dikeluarkan KPU," imbuh dia.
Baca juga: DPRD Kota Banjarmasin Sepakati Pembentukan Propemperda dan Penetapan APBD 2025
Sebelumnya, Pramono-Rano mendeklarasikan kemenangannya di kediaman Pramono Anung di Cipete Selatan, Jakarta Selatan. Dirinya mengklaim telah memperoleh hasil real count Pilkada Jakarta 2024 dari KPU Jakarta.
"Mendeklarasikan bahwa pasangan calon nomor 3 Mas Pram dan Bang Doel telah memenangkan kontestasi Pilgub DKI Jakarta dalam satu putaran dengan perolehan 50,07 persen," ujar Pramono.
Berdasarkan data yang mereka punya, pasangan Pramono-Rano meraih 50,7 persen suara. Pramono-Rano memperoleh suara sebesar 2.183.577 pada Pilkada Jakarta 2024. Perolehan suara itu berasal dari seluruh TPS di Jakarta.
"Hasil real alhamdulillah, bersih hasil C1 KWK per saat ini, pagi ini, yang kami punya 28 November 2024 telah mencapai 100 persen TPS di seluruh daerah pemilihan Jakarta," katanya. (Sidik Purwoko)
Baca juga: Perhatikan Kesejahteraan Guru, Begini Bantuan Presiden Prabowo pada Ribuan Guru
Editor: Sidik Purwoko