WARTABANJAR.COM, BANDUNG - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bandung pada Rabu (27/11/2024), memicu bencana banjir dan longsor di berbagai wilayah. Kerusakan meluas, mulai dari sekolah, jalanan, hingga makam pahlawan yang ambles. Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, mengungkapkan bahwa longsor terjadi di tiga lokasi berbeda: RT 06/RW 13, Kelurahan Jatihandap, Mega Regency, Kecamatan Mandalajati. Jl. Cukang Kawung, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler. SDN 206 Griba Antapani, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani. BACA JUGA:Banjir Rob Kembali Melanda Kota Banjarmasin, Sejumlah Wilayah Terendam "Tidak ada korban jiwa, namun kerusakan di SDN 206 Griba tergolong sedang," ujar Hadi. Banjir Parah, Akses Jalan Lumpuh Banjir juga melanda sejumlah titik seperti Terminal Antapani, TPU Cikutra, Pasar Gedebage, dan beberapa ruas jalan utama lainnya. Dampaknya: Kemacetan parah akibat jalanan yang tergenang air. Pemukiman warga ikut terendam, meski air mulai surut dalam beberapa jam. Kuburan Ambles, Jenazah Menyembul Kejadian paling mengejutkan terjadi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra. Dua makam di Blok D dan F ambles, membuat jenazah menyembul ke permukaan. "Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama di kawasan pemakaman pahlawan yang harus segera ditangani," sebut Hadi. Langkah Antisipasi BPBD BPBD Jawa Barat telah mengerahkan tim untuk penanganan bencana dan melakukan evaluasi risiko di titik-titik rawan. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah perbukitan dan bantaran sungai. Kota Bandung kini dihadapkan pada tantangan besar dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi secara bersamaan. Pemerintah daerah diharapkan bergerak cepat untuk memulihkan kondisi dan mencegah dampak lebih buruk. Apakah ini hanya awal dari musim bencana? Kita tunggu langkah berikutnya! Jenazah Terangkat Sementara itu di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pahlawan Cikutra, sejumlah makam rusak parah hingga beberapa jenazah terangkat dan terbawa arus. Hujan intensitas tinggi memicu luapan aliran sungai di sekitar kompleks pemakaman. Debit air yang meningkat drastis merusak area makam di tepi sungai, menyebabkan kerusakan parah dan kejadian tak terduga. Video yang beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun X @bacottetangga__, memperlihatkan derasnya aliran air sungai berwarna coklat yang menggerus area makam. Dalam video tersebut, terlihat sampah dan kayu tersendat di bawah jembatan, memperparah kondisi banjir. BACA JUGA:Tiga Kabupaten di Sumbar Dilanda Banjir dan Banjir Bandang "Banjir bandang di TPU Pahlawan Cikutra Bandung menyebabkan jenazah terbawa arus," tulis unggahan tersebut. Jenazah Terangkat dan Dievakuasi Warga Beberapa makam yang jebol akibat derasnya arus air mengakibatkan jenazah yang terkubur terangkat ke permukaan. Salah satu jenazah yang masih terbungkus kain kafan berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan dipindahkan ke tempat aman. Area makam yang paling terdampak adalah bagian yang berada dekat dengan aliran sungai. Penjaga makam bersama warga setempat segera melakukan evakuasi jenazah yang terdampak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.(wartabanjar.com/berbagai sumber) editor : nur muhammad