WARTABANJAR.COM, BALOCHISTAN – Pemerintah menangguhkan layanan kereta api setelah ledakan mematikan di stasiun kereta api Quetta. Insiden yang menewaskan 26 orang dan melukai puluhan lainnya itu di wilayah barat daya Pakistan pada Senin (11/11/2024).
Dalam pernyataan resmi dari Pakistan Railways, disebutkan bahwa semua perjalanan kereta dari dan ke Provinsi Balochistan di barat daya akan dihentikan selama empat hari ke depan.
Pemerintah provinsi juga mengumumkan tiga hari masa berkabung sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban ledakan bom tersebut.
Menurut pasukan keamanan, seorang yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di tengah lebih dari 100 penumpang, termasuk personel militer, yang sedang menunggu kereta di stasiun kereta api di ibu kota provinsi, Quetta.
Baca juga: Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Kata Polisi Gara-Gara ini
Menurut keterangan polisi, 14 di antara korban tewas merupakan personel militer, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Kelompok militan Balochistan Liberation Army (BLA), yang telah dinyatakan terlarang, mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.







