WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin melaksanan berbagai rangkaian kegiatan di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (9/11) pagi. Di antaranya lomba yang diramaikan para Tenaga Kesehatan (Nakes) yakni cuci tangan dan makan makanan bergizi bersama para siswa hingga pembagian door prize. Baca juga:Tekan Risiko Stunting, Dinkes Banjarmasin Siapkan Anggaran Rp 2,5 Miliar Dalam momentum itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengapresiasi atas kerja keras para nakes di Dinkes Kota Banjarmasin yang telah memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, kerja keras mereka dalam menangani berbagai isu kesehatan di Kota Banjarmasin seperti stunting, polio, kanker, HIV dan penyakit lainnya. "Mudah-mudahan makin sehat kota kita dan semua pihak berkontribusi serta menuntaskan target-target pembangunan di bidang kesehatan," ujar Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina pada Sabtu (9/11) Terpenting menurut Ibnu Sina, dalam menangani persoalan kesehatan tentunya tak lepas dari kolaborasi semua pihak untuk bisa mencapai tujuan, sebagaimana kolaborasi petahelix yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. "Jika dibantu semua pihak mulai dari akademisi, dunia usaha, masyarakat, komunitas, media dan pemerintah saya rasa bisa tuntas," jelasnya. Senada dengan itu, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menuturkan bahwa di peringatan HKN ke-60 tahun ini lebih ditekankan pada kolaborasi dan koordinasi dari semua stakeholder dalam penanganan kesehatan bersama lininya. "Tidak mungkin Dinkes itu bekerja sendiri tanpa ada bantuan dari stakeholder," kata Tabiun. Baca juga:Dinkes Banjarmasin Gelar Promosi Kesehatan di Siring Menara Pandang Selain itu, di momentum ini juga sekaligus mempromosikan gerakan kesehatan seperti makan makanan bergizi dan minum tablet tambah darah bagi siswa perempuan. "Jadi kami menginformasikan ke mereka bahwa makanan bergizi seperti ini dan pada perempuan harus memakan tablet obat tambah darah setiap minggunya," terangnya. Sejumlah gerakan kesehatan tadi lanjutnya, merupakan program pemerintah dalam upaya penanganan stunting. (Thania Ang) Editor:purwoko