“Semuanya juga ditemukan di rumah pelaku, dan diakui pelaku kalau semua itu miliknya,” papar Bala.
Selanjutnya, pelaku dan barang bukti narkotika jenis sabu itu diamankan ke Mapolresta Banjarmasin, untuk diproses lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang bakal menanti yakni penjara lima hingga dua puluh tahun lamanya.
Karena itulah masyarakat diharapkan untuk menjauhi narkoba. Berikut tips menghindari narkoba :
Baca juga: Amorim Pelatih Baru MU, Debut Setelah Sporting Lakoni Dua Duel Penting
- Tingkatkan iman dan taqwa. Dengan keimanan dan ketaqwaan yang bersumber dari diri pribadi, kita akan mampu menghindarkan diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
- Siapkan diri dan mental untuk menolak apabila ditawari narkoba. Kemampuan diri dan mental dalam menghindari penyalahgunaan narkoba sejak dini bisa terbentuk mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari lingkungan yang baik akan timbul pribadi yang baik pula pada setiap individunya.
- Hati-hati dalam memilih teman bergaul. Pilih teman atau kelompok yang dapat meningkatkan pengetahuan dan yang menambah nilai positif bagi diri kita. Pergaulan yang baik akan membentuk kita menjadi pribadi yang baik dan mampu menangkal penyalahgunaan narkoba.
- Belajar berkata “Tidak” apabila ditawari dengan alasan yang tepat, kalau tidak mampu segera tinggalkan tempat itu. Apabila ada orang yang berusaha menawari kita barang haram (narkoba) dalam bentuk apapun, kita harus mengatakan “tidak” dengan alasan yang tepat.
Baca juga: Amorim Pelatih Baru MU, Debut Setelah Sporting Lakoni Dua Duel Penting
- Tingkatkan prestasi untuk mengejar cita-cita dan keinginan yang lebih mulia. Sebagai generasi muda, lebih baik meningkatkan prestasi untuk mengejar cita-cita dan keinginan mulia daripada menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia. Narkoba membuat hidup kita sia-sia.
- Untuk mengisi waktu luang lakukan kegiatan yang positif. Banyak dari kita yang kebingungan dalam mengisi waktu luang. Terkadang kita berakhir pada pilihan yang salah yaitu pergaulan bebas. Padahal banyak kegiatan positif yang dapat kita lakukan. Misalnya dengan mengikuti kursus-kursus ketrampilan ataupun kegiatan berkebun.(Iqnatius)
Baca juga: KPK Sebut Parpol Sebagai Episentrum Korupsi, Ini Alasannya?
Editor: Sidik Purwoko







