WARTABANJAR.COM - Kepulangan Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran kabinet disambut meriah oleh masyarakat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang resmi berakhir Minggu (27/10/2024). Rombongan Kabinet Merah Putih mulai meninggalkan Akmil menggunakan bus VIP dalam dua kelompok, yakni kelompok pertama pada pukul 10.00 WIB dan kelompok kedua pada pukul 10.50 WIB. Baca Juga NDX A.K.A Akan Tampil di Pelaihai, Cek Jadwalnya  Presiden Prabowo Subianto menjadi yang terakhir yang meninggalkan Akmil Magelang sekitar pukul 10.53 WIB, mengendarai mobil dinas putih RI-1 jenis Maung produksi PT Pindad. Kehadiran Presiden Prabowo disambut meriah oleh masyarakat yang mengelu-elukan namanya. Presiden Prabowo terlihat berdiri melalui jendela atap mobil dinasnya, melambaikan tangan dan memberi hormat kepada warga yang berkumpul di sepanjang jalan. Kepala Kantor Kepresidenan, Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa retreat ini telah berlangsung sejak 24 Oktober 2024 dan berakhir pada Minggu (27/10/2024). "Retreat ini bertujuan membangun semangat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas Kabinet Merah Putih untuk bekerja keras mewujudkan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," ujar Hasan. Selama tiga hari retreat di Akmil Magelang, anggota kabinet menjalani kegiatan yang cukup padat. Rangkaian kegiatan meliputi senam pagi, sarapan bersama, latihan baris-berbaris, pengarahan langsung dari Presiden dan Wakil Presiden, serta pemberian materi tentang pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi. Masyarakat pun berharap agar semangat yang terbangun dalam retreat ini dapat membawa perubahan positif bagi Indonesia, khususnya dalam aspek ekonomi dan pembangunan nasional. Tut Wuri Handayani (45), guru di SMPN 4 Kota Magelang menambahkan pihaknya juga berharap lewat pemerintahan baru ini Indonesia semakin maju menuju Indonesia Emas 2045. "Pendidikan semakin baik sehingga sumber daya manusia (SDM) kita juga makin baik, kami ajak siswa kelas 7 ke sini untuk menambah rasa nasionalisme dengan mengenal serta menghargai para pemimpin bangsa," tuturnya. (atoe/ip) Editor Restu