Dikutip dari beberapa sumber terpercaya, jaringan Fredy Pratama sudah beraksi sejak 2009 dan berjalan terorganisir dengan baik. Sejak tahun 2020, Bareskrim Polri sudah meringkus ratusan pelaku yang diduga kuat anggota jaringan Fredy Pratama. Dalam kasus Fredy Pratama, Bareskrim menyita hasil pencucian uang mencapai Rp65 miliar.
Lantas seperti apa profil Gembong Narkoba Internasional Fredy Pratama hingga sulit dibekuk? Berikut ini biodatanya:
Baca juga: Polsek Panyipatan Gerak Cepat Padamkan Titik Api di Desa Batakan
Fredy Pratama merupakan pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 25 Juni 1985. Buronan 38 tahun ini, masih dicari Bareskrim Polri karena jaringannya terus berkeliaran di Indonesia.
Fredy Pratama merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Tionghoa. Profesi dan aksinya itu, disebut-sebut mencoreng nama etnisnya. Ayahnya bernama Lian Silas yang bekerja sebagai pebisnis.
Polri nampaknya serius melakukan barter buronan kriminal dengan Kepolisian Thailand. Polri menginginkan Kepolisian Thailand menangkap Fredy Pratama untuk ditukar dengan Chaowalit Thungduang alias Sulaiman.
Baca juga: Rugikan UMKM, Kominfo Take-Down Aplikasi E-Commerce Temu
Diketahui, Bareskrim Polri berhasil menangkap buronan nomor satu Thailand Chaowalit Thungduang di Indonesia. Oleh sebab itu, Polri mengharapkan, Kepolisian Thailand segera menangkap Fredy yang bersembunyi di negara gajah putih itu. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko






