WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Calon Bupati Tabalong, H Fani rela menginap di rumah warga di Desa Masingai 1, Kecamatan Upau, Tanjung untuk menyerap aspirasi, Rabu (9/10). Aksi H Fani ini sesuai dengan rencana program jika terpilih sebagai Bupati Tabalong. Yakni Program 'Bupati Menginap di Desa'. Program tersebut, jelasnya bertujuan untuk mengobservasi potensi desa. "Sekarang ini kami sedang mensimulasikan rencana program kerja itu. Meski pun saat ini kami masih sebagai calon," ujarnya. Baca Juga Jembatan Gantung di Anjir Pasar Miring, Hampir Roboh Melalui program itu, kata dia, warga bisa bertatap wajah secara langsung bersama pemimpinnya. [caption id="attachment_261926" align="alignnone" width="300"] Calon Bupati Tabalong, H Fani menginap di rumah warga di Desa Masingai 1, Kecamatan Upau, Tanjung, Rabu (9/10). (Wartabanjar.com_ist)[/caption] "Nanti para kepala dinas akan diajak turut serta. Ketika kami mendapatkan fakta, setelah diolah diperolehlah data-data yang akan menjadi dasar keputusan alternatif solusi secara tepat," pungkasnya. Menurutnya banyak aspirasi yang didengar secara langsung saat menginap di rumah warga. "Dulu perkebunan karet itu menjadi pilihan utama, karena harga yang tidak stabil dan cenderung mengalami penurunan, sekarang petani karet harus menambah usaha pertanian lain," kata seorang warga. H. Fani pun langsung memberikan respons bahwa sudah saatnya pemerintah daerah menambah anggaran dana semaksimal mungkin demi meningkatkan produksi pertanian. Pasangan calon bupatu dan wakil bupati Tabalong, H Fani bersama Habib Taufan juga menanyakan potensi yang dimiliki Desa Masingai. Menurut Habib Taufan, setiap kawasan daerah itu memiliki potensi yang dapat dikembangjan dan bermanfaat bagi penduduk setempat, bahkan untuk penduduk di luar kawasan. "Akan selalu ada potensi yang bernilai ekonomi. Baik itu dari lahan untuk perkebunan, pertanian, objek wisata juga adat tradisi dan kesenian hingga kuliner," tandasnya.(rilis) Editor Restu