WARTABANJAR.COM, BATOLA - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) mendorong seluruh pemerintah desa memanfaatkan anggaran dana desa untuk mengatasi persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasalnya, RTLH dapat menimbulkan kondisi tidak nyaman dan gangguan kesehatan jiwa dan raga bagi penghuninya. Mewakili Pemkab Batola, Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Kadis Kominfo) Hery Sasmita mengatakan, pemerintah Desa Beringin Kecamatan Alalak dituntut berbuat hal yang sama.  Hal itu menyusul rampungnya rehabilitasi satu unit RTLH senilai Lima Puluh juta rupiah dari anggaran dana desa 2024. Hery menyampaikan bahwa bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya. Ia berharap momentum peresmian ini menjadi sebuah stimulan kepedulian dari pemerintah desa kepada masyarakatnya. Selain itu, kepedulian yang lain lebih ditanamkan dan terus dikembangkan di tengah masyarakat. Baca juga: Arahan Perdana Sekjen Kemenkumham: Kalau Mau Maju Harus Berproses “Kita berharap kepedulian-kepedulian itu turut meningkatkan dari sisi kesejahteraan maupun sisi kesehatan masyarakatnya. Sekarang ini, kita pun bersama-sama fokus pengentasan stunting, kemudian bagaimana kita membebaskan masyarakat dari kemiskinan ekstrem dan menekan inflasi. Itu Tiga program pemerintah pusat yang sampai ke tingkat desa. Mari pemerintah, pihak swasta dan lapisan masyarakat turut peduli akan hal tersebut,” harapnya seperti dikutip Wartabanjar.com dalam sambutannya di acara peresmian rehab RTLH. Menutup pembicaraan, Kadis kominfo mengucapkan selamat kepada pemilik rumah, ibu Jariah beserta keluarga. Dirinya juga berpesan agar memanfaatkannya dengan baik sebagai tempat berlindung, beristirahat dan beribadah. Baca juga: BLK Balangan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II Suksesnya renovasi RTLH Desa Beringin Jalan Landihong RT. 003 ini dirayakan dengan syukuran sederhana oleh Pemdes Beringin, pada Senin (30/09/2024) pagi. Peresmian tersebut merupakan contoh konkret kepedulian Pj. Kepala Desa Beringin Heri Iswandi kepada warganya. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita bersama Kepala DPPKBP3A H. Purkan, SH. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko