WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Ratusan massa datang bertindak anarkis di depan Kantor KPU Kabupaten Banjar karena tidak menerima keputusan Komisi Pemilihan Umum pada penyelenggaraan Pilkada. Mereka berteriak ingin menemui Ketua KPU Banjar karena tidak menerima hasil Pilkada 2024 Kabupaten Banjar. Ketua KPU Banjar kemudian datang menemui massa yang protes, namun massa tetap tidak menerima keputusan KPU Banjar sehingga keamanan Ketua KPU Banjar terancam dan harus diamankan. Melihat Ketua KPU Banjar yang diamankan, massa semakin memanas dan bertambah banyak hingga melakukan tindakan anarkis. Mau tidak mau, Personel Polres Banjar yang sudah disiapkan untuk menghadapi kerusuhan menyemprotkan air melalui water canon. BACA JUGA: Pejabat Militer Israel Sebut Israel Telah Kalah Perang, Hamas Menang Tak mempan juga, personel harus menembakkan gas air mata, hingga tembakan peringatan untuk memukul mundur massa yang rusuh dan mengamankan para provokator. Hingga akhirnya, tempat kerusuhan yakni di depan Kantor KPU Kalsel bisa diamankan dan massa pun mundur sepenuhnya hingga area sekitar steril dari tindakan anarkis tersebut. Massa yang bertindak anarkis itu ternyata merupakan bagian dari Simulasi Sispamkota yang diselenggarakan oleh Polres Banjar dalam rangka Operasi Mantap Praja Intan 2024 untuk kesiapan pengamanan Pilkada 2024 Kabupaten Banjar. "Simulasi ini merupakan bentuk kesiapan kami untuk menghadapi Pilkada 2024, namun apa yang kita simulasikan ini saya harap tidak terjadi di Kabupaten Banjar," ujar Wakapolres Banjar, Kompol Faisal Amri Nasution. Dalam simulasi ini, Polres Banjar menurunkan 320 personel dan 1 pleton dari Kodim 1006/Banjar. Mereka juga berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Banjar. Sejauh ini, Wakapolres Banjar mengatakan, sesuai mapping yang dibuat, daerah di Kabupaten Banjar merupakan kawasan aman, namun pengamanan di beberapa tempat sudah mulai dilakukan. "Kami sudah mulai mengamankan kantor KPU, Bawaslu, Gudang Logistik hingga patroli ke Sekretariat Parpol dan kediaman Paslon," ujarnya. Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk berpesta demokrasi dengan damai dan menjaga Kamtibmas di momen Pilkada 2024 ini. (nurul octaviani) Editor: Yayu