WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Sejumlah benda seperti sikat gigi yang ditajamkan, mancis, gunting serta peralatan elektronik yang dimodifikasi ditemukan petugas saat merazia Lapas Kelas II B Banjarbaru, Jalan Pengayoman, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Rabu (4/9/2024) lalu. Barang-barang itu adalah benda terlarang yang tak boleh dimiliki oleh para narapidana di dalam lembaga pemasyarakatan. Razia dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Cempaka, Koramil Banjarbaru, petugas Lapas Kelas II B Banjarbaru dan BNN Kota Banjarbaru sekitar pukul 19.30 Wita, dipimpin Kadiv Pas Kemenkumham Kalsel, Drs. Said Mahdar, S.H., M.H., didampingi Kalapas Kelas II B Banjarbaru I Wayan Nurasta Wibawa, Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Arif Wahyu Bibitharta, S.H., M.H., M.M dan Kapolsek Cempaka IPTU Ketut Sedemen , S.Ag. Tujuan razia gabungan ini agar Lapas Banjarbaru bersih dari barang-barang yang dilarang berada di kamar hunian warga binaan serta memastikan kondisi Lapas aman dan kondusif. BACA JUGA: Ramai Isu Megatrust, BMKG Balikpapan Sebut Telah Terjadi 27 Gempa di Sekitar Kalimantan Tak Dirasa Dalam kegiatan razia tersebut petugas menyisir ruangan Sel di Blok B, Blok E dan Blok F yang dihuni sebanyak  1.769 orang, kemudian menggeledah badan maupun kamar hunian selanjutnya dikumpulkan dan diberi pengarahan mengenai tata tertib lapas. Kadiv Pas Kemenkumham Kalsel Drs. Said Mahdar, S.H., M.H., menyampaikan hasil razia bersama ini, selain didapati sejumlah barang disebutkan di atas, petugas juga melakukan tes urin terhadap para penghuni Lapas. “Tidak hanya razia tetapi juga kami juga melaksanakan tes urine dadakan secara random terhadap 25 orang petugas Lapas Kelas II B Banjarbaru dengan hasil urine negatif,” ucapnya. Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah, S.I.K., S.H., M.Si  melalui Kapolsek Cempaka Iptu Ketut Sedemen, S.Ag menuturkan bahwa kegiatan razia tersebut berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Barang–barang temuan tersebut telah disita, selama pelaksanaan kegiatan tersebut situasi pada umumnya berjalan aman dan kondusif. (berbagai sumber) Editor: Yayu