Lembaga Dana Bergulir Rapat Koordinasi Pengalihan di Banjarmasin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar Rapat Koordinasi Pengalihan Dana Bergulir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Langkah strategis itu untuk mendorong perekonomian di Kalimantan Selatan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, koperasi, dan lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan sektor koperasi serta UMKM di wilayah tersebut.
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengapresiasi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalimantan Selatan atas dukungan yang diberikan. Pihaknya juga menyampaikan terima kasihnya pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalimantan Selatan atas sinergi dan kerja samanya. Kami juga berterima kasih kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin atas kerja samanya dalam mengundang dan membina koperasi yang hadir, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” kata Supomo dikutip Wartabanjar.com dalam keterangannya, Selasa (27/08/2024).
Baca juga: Laga Uji Coba, Timnas Indonesia Kalah 0-1 Lawan Timnas Negeri Vrindavan
Dia mengatakan, pihaknya fokus pembahasan pada sosialisasi penyaluran kredit program pemerintah seperti pembiayaan dana bergulir LPDB-KUMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
“Sinergi yang kita bangun ini bertujuan untuk membantu permodalan koperasi dan UKM agar lebih meningkatkan atau mengembangkan potensi perekonomian di daerah, khususnya di Kota Banjarmasin, dan Kalimantan Selatan secara umum,” kata Supomo.
Dia juga menegaskan, pentingnya sinergi ini dalam upaya mendorong gerakan koperasi dan UMKM untuk tumbuh dan berkembang melalui fasilitas pinjaman dengan tarif layanan yang sangat rendah.
Baca juga: ASN Harus Mampu Beri Nilai Manfaat Pekerjaannya untuk Masyarakat
"LPDB-KUMKM memiliki keunggulan dalam pemberian jasa layanan yang sangat rendah, yang diharapkan dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi koperasi dibandingkan lembaga keuangan non-bank, dan memberikan dampak positif bagi anggota koperasi dalam mengembangkan usahanya," terang Supomo.
Direktur Keuangan LPDB-KUMKM, Bambang Sadewo menyatakan, pentingnya peran serta bank pelaksana dan dinas terkait dalam membantu proses pengalihan dana ini.
"Kami meminta kerja sama bank dan dinas dalam memonitoring pengembalian pinjaman pada program ini, mengingat program ini sudah berjalan hampir 24 tahun. Dana yang dialihkan ke rekening LPDB-KUMKM akan digulirkan kembali kepada koperasi lainnya yang membutuhkan permodalan untuk pengembangan usahanya," kata Bambang.
Baca juga: Esok Listrik Padam di Sebagian Wilayah Martapura dan Banjarmasin
Selain itu, Bambang menuturkan, dana yang telah dialihkan ke rekening LPDB-KUMKM akan digulirkan kembali kepada koperasi lain yang membutuhkan permodalan.
“Di Kota Banjarmasin, dana bergulir yang telah disalurkan LPDB-KUMKM mencapai Rp52,2 miliar pada 11 koperasi, dan untuk keseluruhan di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai Rp64 miliar pada 16 koperasi,” tambahnya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko