Harga Bitcoin Tergerus Lebih Persen, Ini Pemicunya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Harga Bitcoin tergerus lebih 1 persen, sebagai imbas terpuruknya pasar kripto terpuruk dalam 24 jam terakhir.
Jatuhnya harga Bitcoin, karena tertekan pemindahan sejumlah besar aset dari dompet yang terkait dengan pemerintah Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu (31/7/2024) pukul 06.10 WIB, sebagaimana dilansir Investor.id, kapitalisasi pasar kripto global terkoreksi 1,44% menjadi US$ 2,37 triliun dalam 24 jam.
Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) jatuh 1,24% dalam 24 jam terakhir.
Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 66.168 per koin atau setara Rp 1,08 miliar (kurs, Rp 16.331).
Baca juga: Resmi! Dilarang Jual Rokok Eceran Per Batang, Jokowi Sudah Teken Aturannya
Hal serupa terjadi pada Ethereum (ETH) yang anjlok 1,69% menjadi US$ 3.276 per koin.
Sedangkan Binance (BNB) malah naik 1,33% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 584 per koin.
Dikutip dari Coindesk, Bitcoin memangkas semua keuntungan dari minggu lalu, dengan sentimen yang menurun karena sejumlah besar aset dipindahkan dari dompet yang terkait dengan pemerintah AS, meningkatkan kekhawatiran akan tekanan jual yang membayangi di antara para pedagang.
Sementara itu, ETF Ethereum spot mengalami arus bersih negatif pada minggu pertama mereka karena arus keluar besar-besaran dari Grayscale Ethereum Trust (ETHE) yang ada mengalahkan minat pada produk pesaing.
Dana bitcoin yang setara, yang memulai debutnya pada bulan Januari, meraup US$ 1 miliar dalam arus masuk bersih selama empat hari pertama, bahkan saat mereka juga mengalami arus keluar yang cukup besar dari dana Grayscale yang sudah ada sebelumnya.
Secara keseluruhan, ETF Ethereum spot kehilangan US$ 340 juta dalam arus keluar bersih dengan lebih dari US$ 1,5 miliar keluar dari Grayscale Trust, menurut Farside Investors. Ether telah mengungguli pasar aset digital yang lebih luas setelah penurunan pada hari Senin.
Baca juga: Pastikan Adil dan Transparan, Polri Tetapkan Kelulusan Akpol 2024 Hanya Melalui Jalur Ini
ETH dihargai US$ 3.330, turun 1,67% dibandingkan dengan CD20 sebesar 3,5%.
Bank investasi Jefferies mengatakan, janji kripto Donald Trump mungkin berarti harga bitcoin jangka pendek terkait dengan kemungkinan hasil pemilihan presiden November.
Trump berjanji untuk mempertahankan cadangan bitcoin strategis dan tidak pernah menjual bitcoin (BTC) yang disita pemerintah di BTC 2024 di Nashville pada hari Sabtu.
"Upayanya kepada industri untuk memasang regulator yang ramah terhadap kripto mungkin akan berdampak pada harga BTC jangka pendek yang akan dikaitkan dengan hasil pemilihan presiden AS," tulis analis Jefferies, yaitu Jonathan Petersen dan Joe Dickstein.
Jefferies juga mencatat Trump berjanji untuk memilih regulator yang ramah terhadap kripto, untuk membentuk dewan penasihat presiden industri kripto, dan menjadikan negara tersebut sebagai ‘ibu kota kripto di planet ini’. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi