“Ini gerakan yang luar biasa. Patut menjadi contoh, pelajaran, dan referensi penting bagi desa-desa di daerah lain,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Balangan, Abdul Hadi, sangat mengapresiasi semua pihak yang aktif bukan hanya karena hasilnya, tetapi karena kesungguhan dan konsistensi dalam upaya dan sinergi.
“Semoga desa-desa lain bisa segera mencapai kondisi bebas stunting dan semua pihak konsisten serta bisa semakin sinergis dalam upaya menurunkan angka stunting,” harapnya.
Abdul Hadi menambahkan, meski laju penurunan prevalensi stunting sempat melambat di 2023, dengan penurunan sebesar 0,30 persen, namun Abdul Hadi optimis dapat mengejar target 14 persen di akhir 2024 ini.
“Kita telah mengevaluasi dan menyusun langkah-langkah percepatan, salah satunya dengan realisasi desa-desa bebas stunting,” tambahnya.
Usai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam desa bebas stunting, piagam kader inspiratif, dan piagam tenaga kesehatan inspiratif serta pembacaan komitmen desa bebas stunting oleh seluruh kepala desa se-Kabupaten Balangan.
Yang mana dari deklarasi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya menurunkan angka stunting. (ernawati/mc)
Editor: Erna Djedi







