WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Diduga malu karena dikeluarkan atau dipecat dari tempatnya bekerja, seorang pria, Edy Uman Sila (29) memilih untuk mengakhiri hidupnya.
Jenazahnya ditemukan orangtuanya tergantung di kuda-kuda rumah mereka di Desa Warukin, RT. 8, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan pada Senin (22/7/2024) pagi lalu.
Satuan Reserse Kriminal Polres Tabalong yang dipimpin oleh Kasat Reskrim, IPTU Danang Eko Prasetyo, S.Sos., M.M bersama Polsek Tanta yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Muhammad Effendy kemudian melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya penemuan mayat tersebut.
Kapolres Tabalong, AKBP Anib Bastian,.S.I.K., M.H melalui PS Kasi Humas IPTU Joko Sutrisno menjelaskan bahwa saksi yang juga ibu korban, pada Senin subuh itu bersama suaminya berpamitan hendak bekerja menyadap karet di kebun mereka.
Tiga jam kemudian, saksi kembali ke rumahnya namun mendapati pintu depan dalam keadaan terkunci.
Suami saksi yaitu ayah korban kemudian mendobrak pintu belakang, setelah pintu terbuka ia menemukan korban berada dalam keadaan tergantung pada sebuah tali yang diikatkan pada kayu kuda-kuda rumah tersebut.
Melihat korban dalam keadaan tergantung, ayah korban langsung mengambil sabit untuk memotong tali tersebut.













