WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Akses jalan yang berstatus jalan poros desa dan sering dilalui oleh masyarakat Desa Gudang Hirang, Sungai Madang yang berjumlah 750 jiwa rusak parah.
Pasca hujan, Sabtu (13/7/2024) terlihat pemandangan jalan berlubang yang becek dan digenangi air.
Hal ini pun ternyata sudah menjadi makanan sehari-hari warga Sungai Madang.
Selain sebagai jalan poros desa, jalan tersebut juga merupakan jalan alternatif menuju wisata Pasar Terapung Lok Baintan.
Salah satu warga Sungai Madang, Asnan mengatakan pada tahun 2019 jalan tersebut pernah diuruk dengan batu.
“Tetapi yang diaspal baru di depan sekitar 550 meter saja, jadi kurang lebih 2,5 kilometernya masih rusak,” ujar Asnan.







