WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Lampu di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Banjarbaru sempat gelap gulita beberapa hari belakangan. JPO itu terletak di Jalan A Yani KM 33, Banjarbaru. Dari pantauan Wartabanjar.com di lapangan, lampu yang menerangi jembatan ikonik ini tidak menyala sejak 7 Juli 2024 hingga 8 Juli 2024 malam. Biasanya, lampu di JPO akan menyala otomatis menjelang maghrib sekitar pukul 18.15 dan akan mati sekitar pukul 05.30 WITA. Pada siang hari, JPO kebanyakan digunakan oleh anak sekolah dari SMP Negeri 1 Banjarbaru untuk menyeberang. Jika sore hari, beberapa masyarakat nongkrong di JPO untuk menikmati keindahan matahari terbenam. Pada malam hari, JPO kerap dijadikan tempat berfoto maupun sekedar santai menikmati lalu lintas Kota Banjarbaru. Sedangkan pada subuh, sempat terlihat beberapa remaja yang menggunakan JPO untuk menuju masjid yang ada di dekat SMPN 1 Banjarbaru tanpa harus menyeberangi jalan raya. Baca juga: Saaih Halilintar Ngonten Lepas Burung Love Bird Malah Dirujak Netizen, Ini Gara-garanya Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana membenarkan soal padamnya lampu yang menerangi jembatan yang diresmikan pada pada 5 Januari 2023 lalu. Ia mengungkap, lampu di situ mati karena sempat terjadi konsleting arus pendek. "Setelah kita telusuri ternyata konslet, kita identifikasi lebih lanjut ternyata lampu selang yang ada di bawah handralling JPO itu sepertinya ditarik orang yang tak bertanggung jawab dan akhirnya rusak," ujar Adi Maulana. Kerusakan lampu selang itu berdampak pada kelistrikannya hingga menyebabkan seluruh lampu padam. "Sudah kita informasikan ke teknisi kita untuk memperbaiki," tambah Adi Maulana. Baca juga: KPK Ingatkan Jika WTP Bukan Berarti Bebas Korupsi Kendati demikian, lampu selang penerangan jembatan harus dimatikan total agar tidak menimbulkan masalah yang lebih serius lagi. "Sementara lampu selang yang jadi penyebab konslet kita matikan dulu. Kalau kita paksakan, nanti bakalan jeglek," tutur Adi Maulana lagi. Lalu pada Kamis (11/07/2024) malam, lampu selang di JPO Banjarbaru terlihat menjuntai dan dimatikan serta hanya ada lampu sorot dan lampu yang menerangi tangga yang dinyalakan. Ia mengatakan, juga akan mengecek CCTV yang ada di jembatan Banjarbaru untuk mengetahui siapa yang merusak lampu selang karena baru setengah tahun 2024 berjalan, lampu selang sudah dua kali rusak. "Di tahun 2023 satu kali rusak, dan di tahun 2024 sudah dua kali dengan yang ini," ujarnya. Baca juga: Bejat! Anak Kandung Diperkosa Berkali-kali, Dipaksa Suntik KB Cegah Hamil Ia juga mengimbau kepada masyarakat pengguna JPO Banjarbaru untuk tidak merusak fasilitas-fasilitas yang ada karena di situ sudah dilengkapi dengan CCTV. (nurul octaviani) Editor: Sidik Puirwoko