Menurutnya konsumsi beras masyarakat Kalsel masih didominasi oleh padi jenis lokal. Namun, dari sisi penjualan, terpantau padi jenis unggul juga mendominasi penjualan beras di pasaran.
“Mayoritas pedagang nasi yang didominasi masyarakat banjar, juga sangat banyak memakai bahan nasi dari beras jenis lokal,” tuturnya.
Meskipun dengan berbagai keunggulan yang dimiliki beras jenis unggul, dengan mayoritas masyarakat banjar yang ada di Kalimantan Selatan, membuat para petani masih mempertahankan membudidayakan padi (beras) jenis lokal.
“Walaupun beras jenis lokal hanya dapat dipanen sekali dalam 1 tahun, berbanding dengan padi jenis unggul yang dapat dipanen 2 kali dalam setahun,” pungkasnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







