Fahrudinoor menuturkan sampai saat ini total PPPK yang tersebar di SMA, SMK dan SLB mencapai 1.891 orang di antaranya 930 orang di SMA, 734 orang di SMK dan 227 orang di SLB.
“Itu semua tidak hanya guru pengajar, ada juga bagian PPPK Fungsional seperti bagian tata usaha dan perpustakaan,” tuturnya.
Untuk itu, pihaknya terus berupaya dan mengkoordinasikan agar tenaga kontrak yang ada ini dapat dialihkan statusnya menjadi PPPK.
“Mudah-mudahan melalui upaya dari pemerintah daerah ini usulan usulan yang ada bisa diterima sehingga tenaga kontrak baik guru dan non guru bisa dialihkan statusnya menjadi P3K tenaga guru dan tenaga fungsional umum,” pungkasnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







