WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyambut usulan bakal calon gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Usulan itu untuk menampung seribu korban yang akan dievakuasi dari Gaza, Palestina ke pesantren Jawa Timur. Di pesantren tersebut, kata lelaki yang juga menjadi Presiden RI terpilih itu, para korban dari Gaza nantinya akan dididik dan dirawat, terutama anak-anak dan perempuan yang mendapatkan trauma. "Usulan ini akan saya laporkan ke Bapak Presiden," ucap Prabowo seperti dikutip Wartabanjar.com dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta, Jumat (07/06/2024). Baca juga: Tempe Dicanangkan Sebagai Pangan Generasi Emas Indonesia 2045 Selain Jawa Timur, dirinya menuturkan pula beberapa tokoh dari Jawa Barat yang siap menampung para korban Gaza di pesantrennya. "Saya kira di seluruh Indonesia juga siap menerima anak-anak maupun korban-korban dari Palestina," tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, Khofifah mengaku Jawa Timur siap membantu para korban dari Palestina. Dalam merealisasikan bantuan tersebut, dirinya sudah lama berkomunikasi dengan para kiai dan pesantren, yang sudah siap mendukung dalam segi pendidikan dan sebagainya. "Ini juga sudah pernah kami lakukan untuk putra-putri pekerja migran Indonesia di Malaysia," ucap Khofifah. Baca juga: Tahap Akhir Revitalisasi Pasar Jongke, Dukung Distribusi Bahan Pokok Menurutnya, korban sebanyak 1.000 orang yang akan dievakuasi ke Indonesia tidak terlalu berat untuk bisa dididik berbagai pesantren di Jawa Timur. Apalagi, sambung dia, para korban tersebut berbahasa Arab, sehingga akan mudah beradaptasi belajar di Pesantren. Sebelumnya, Prabowo, saat menghadiri pertemuan International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue Ke-21 di Singapura, Sabtu (1/6), mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah menginstruksikan dirinya untuk mengevakuasi, menerima, dan merawat sekitar 1.000 pasien dengan perawatan medis dalam waktu dekat. Selain itu, Indonesia siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza untuk menjaga dan memantau gencatan senjata antara Palestina dengan Israel. Baca juga: Tanah Bumbu Kirim Perwakilan Ikut Seleksi Paskibraka Nasional "Kami (Indonesia) siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian untuk memberikan perlindungan dan keamanan kepada semua pihak," kata Prabowo. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen Indonesia untuk menjaga perdamaian di Gaza dan mendukung terjadinya gencatan senjata antara Palestina dengan Israel. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko