Sementara itu, owner Aeris Hotel, Aristo, menyampaikan memang ada beberapa perizinan yang saat ini masih berjalan bahkan ada yang berubah.
“Ada rekomendasi dari Dinas Perhubungan soal parkir, ada perubahan dari IMB jadi PGB dan sertifikat laik sehat,” ujarnya.
Aristo juga menyampaikan, pihaknya berusaha memenuhi perizinan yang disebutkan sesuai proses. Seperti SLS yang bisa dikeluarkan jika hotel sudah beroperasi.
“Seperti SLS itu kan bisa dikeluarkan ketika hotel sudah beroperasi, kita saat ini masih soft opening, belum beroperasi sepenuhnya,” jelas Aristo.
Ia juga mengungkapkan alasan kenapa belum melakukan grand opening.
“Karena ada satu lantai lagi yang belum selesai di bangun,” ujarnya. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi







