Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Menlu Suarakan Dukungan Untuk Palestina
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, DENPASAR - Dukungan Indonesia untuk Palestina terus digaungkan, termasuk dalam event World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Dalam kesempatan itu Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertemu dengan Dennis Francis, Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-78.
Pertemuan keduanya membahas sejumlah isu diantaranya dorongan gencatan senjata segera sebagai bagian perdamaian berkelanjutan di Palestina. Kepada awak media, kedua tokoh membicarakan tentang disahkannya Resolusi Sidang Majelis Umum PBB nomor ES 10/23. Resolusi tersebut memberi hak-hak istimewa laksana anggota penuh untuk Palestina di Majelis Umum PBB, 10 Mei lalu.
Baca juga: Fantastis! SYL Kerap Minta Durian Seharga Rp 40 Juta
"Resolusi ini merupakan langkah penting dalam upaya mendorong hak yang setara bagi Palestina," kata Menlu Retno dalam pernyataannya yang dilansir Wartabanjar.com dari situs Kementerian Luar Negeri RI, Senin (20/05/2924).
Selain itu, Retno juga menegaskan pentingnya langkah selanjutnya, tentang kepastian perdamaian berkelanjutan segera terwujud di Palestina.
Termasuk juga pengiriman bantuan kemanusiaan lancar tanpa hambatan, dan Palestina meraih status keanggotaan penuh di PBB.
Baca juga: BREAKING NEWS: Lahan Terbakar di Ujung Murung Banjarbaru
Presiden SMU PBB menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia pada misi pemeliharaan perdamaian PBB.
Isu lain yang dibahas adalah penguatan multilateralisme. Menlu menegaskan pentingnya peran PBB yang lebih sebagai jangkar multilateraisme dan komitmen Indonesia mendukung multilateralisme.
Dalam kaitan ini, Indonesia menyambut baik rencana penyelenggaraan Summit of the Future. Pemerintah berharap, pertemuan tersebut membuahkan hasil konkret, termasuk dalam mendorong reformasi arsitektur multilateral dan mempercepat pencapaian SDGs.
Sementara itu terkait perubahan iklim, Menlu menegaskan komitmen Indonesia untuk berkolaborasi mengatasi kenaikan air laut. Karena fenomena tersebut sangat berdampak pada negara-negara kepulauan kecil.
Dalam kaitan ini, Indonesia mendukung penyelenggaraan High-Level Meeting on the Sea Level Rise pada September mendatang dan berharap pertemuan tersebut membuahkan hasil konkret. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko