Tewaskan Seorang Pria, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan di Kuin Cerucuk
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Belitung Darat 7, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Sabtu (11/05/2024) petang tengah diburu pihak Kepolisian RI. Karena kejadian itu menewaskan seorang pria bernama Agus.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang masih buron. Namun Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A Martosumito mengaku sudah mengantongi identitas pelaku yang berinisial A.
"Sudah saya arahkan penyidik untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kapolresta Banjarmasin seperti dikutip Wartabanjar.com.
Lebih lanjut, Sabana memaparkan, dari hasil penyelidikan sementara, kejadian tersebut bermula saat korbannya sedang naik kendaraan bersama rekannya. Di perjalanan, korban bersama rekannya menyalip sebuah truk tanki.
Baca juga: Umumkan Kehamilan Istrinya di Mekkah, Kaesang Pangarep Kasih Umroh Gratis Buat Ibu Hamil. Simak Caranya!
"Diduga karena tersinggung, lantaran gas yang digeber-geber, (truk) tanki tersebut berhenti, lalu pelaku pun turun sambil membawa senjata tajam, lalu berujung terjadinya penganiayaan tersebut," papar Sabana.
Akibatnya, korban pun mengalami sejumlah mata luka, yakni di kaki, perut, dada, dan kepala bagian belakang, yang berujung tewasnya korban.
"Setelah mendapat laporan tersebut, saya pun langsung menuju ke TKP, lalu ke ruang jenazah, kemudian menemui keluarga korban," kata Sabana.
Selain melihat jasad korban, Kapolresta juga memberikan tali asih kepada pihak keluarga yang ditinggalkan. Dirinya juga berpesan agar keluarga korban menyerahkan penyelesaian perkara tersebut kepada pihak kepolisian.
Baca juga: Buntut Kecelakaan di Jalan Turunan Ciater, Sejumlah Siswa SMK Lingga Kencana Meninggal
"Sebagai bentuk kepedulian tadi kita juga berikan tali asih, dan kita juga meminta agar keluarga korban tidak melakukan balas dendam, dan bisa menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian," pungkasnya.
Karena itu, bagi masyarakat pengguna kendaraan di jalan sebaiknya mengendarai kendaraannya dengan bijak. Patuhi peraturan lalu lintas yang ada, dan kemudikan kendaraan dengan sewajarnya tanpa menggeber-geber gas atau mengklakson keras-keras agar tidak membuat pengendara lainnya tersinggung.
Jika orang lain tersinggung, bukan tidak mungkin terjadi insiden penganiayaan serupa karena kondisi lalu lintas di jalan kerap membuat emosi pengguna jalan meningkat. Apalagi jika kondisi lalin yang dilewati sangat padat. Semoga selamat sampai tujuan. (Iqnatius)
Editor: Sidik Purwoko