WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sudah 10 hari setelah diberlakukannya sanksi penghentian sementara suplai pertalite pada SPBU Sabilal Muhtadin Banjarmasin, hari ini, Jumat (10/5/2024), SPBU tersebut tampak sepi pelanggan. Pantauan Wartabanjar.com, hanya ada beberapa kendaraan yang membeli BBM jenis Pertamax. Hal ini merupakan buntut dari kebakaran yang menimpa kendaraan jenis Suzuki Thunder yang diduga pelangsir BBM setelah mengisi BBM jenis pertalite di SPBU tersebut pada Jumat (12/4/2024) lalu. Seorang petugas SPBU Sabilal Muhtadin, Arliansyah mengatakan pemberian sanksi ini merupakan salah satu langkah pembinaan oleh PT Pertamina karena kesalahan yang dilakukan oleh SPBU Sabilal Muhtadin. Alasan pemberian sanksi ini bermacam-macam, katanya, dari kesalahan administrasi, pelayanan, sarana, fasilitas, dan lainnya. "Ya ini pang sanksinya, kami lagi kena nahasnya aja," ujar Ariansyah. Berdasarkan keterangan yang diberikan pula, dari awal pemberlakuan sanksi ini, kendaraan yang datang untuk mengisi BBM berkurang drastis. Para pegawai SPBU yang bertugas di stasiun pengisian BBM jenis pertalaite pun ada beberapa yang diliburkan. Pihak SPBU juga berharap tidak ada kesalahan-kesalahan sejenis yang terulang lagi di kemudian hari. Sebelumnya, kebakaran terjadi di kawasan SPBU samping Masjid Sabilal Muhtadin, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Jumat (12/4/2024) sore mengakibatkan sebuah kendaraan milik pelangsir minyak terbakar usai mengisi BBM di SPBU tersebut. Area Manager Comm, Rels & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra menyampaikan, SPBU 6470104 (Sabilal) Jalan Jend Sudirman, Banjarmasin saat ini dilakukan pengehentian sementara penyaluran BBM Pertalite karena masih menjalani sanksi selama 1 bulan (1 – 31 Mei 2024). "Sanksi diberikan karena SPBU menjual kepada Non Kendaraan tanpa surat rekomendasi," katanya. Diwartakan sebelumnya, objek yang terbakar adalah kendaraan roda dua dengan kapasitas tangki mampu menampung 15 liter BBM,  namun apinya cukup besar dan asapnya membumbung, menyedot perhatian warga sekitar. Menurut keterangan saksi, kebakaran sudah berhasil diatasi oleh petugas SPBU. Dari rekaman video yang beredar, tampak dua orang berseragam SPBU memadamkan api yang membakar sebuah sepeda motor di tengah hujan deras. Api kemudian padam lalu sepeda motor tersebut dipinggirkan. Di video lain, tampak saat api sedang berkobar, api tampak besar. Beberapa petugas SPBU tampak berjibaku memadamkam api tersebut. Menurut informasi, kendaraan roda dua yang terbakar itu diduga untuk melangsir BBM. (iwan hb/ahmad aditya) Editor: Yayu